Minggu, 09 September 2018 19:54 WITA

Pasangan Kekasih Karateka Kompak Raih Juara di Dandim Cup 2018

Penulis: M. Qadri
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pasangan Kekasih Karateka Kompak Raih Juara di Dandim Cup 2018

RAKYATKU.COM, PALU - Pasangan kekasih atlit karateka asal Forki Kota Palu berhasil merebut juara pada klas Best Of the Best (BOB) Senior Putra dan Senior Putri di Kejuaraan Dandim Cup pada Minggu (9/9/2018) sekitar pukul 16.30 wita.

YM. Qasim (25) dan Fania Dwi Maharani (24), merupakan pasangan kekasih atlit karateka asal Sulawesi Tengah yang sebelumnya pernah mengikuti kejuaran karate tingkat Internasional. YM. Qasim tercatat juara 3 pada Kejuaraan Asean Karate Federation (AKF) sementara Fania Dwi Maharani masuk semifinal Premier League 2012.

Pada kejuaraan Dandim Cup 2018, Fania Dwi Maharani berhasil mengalahkan Eka, atlit berasal dari Kostrad Kariango 5-0 untuk memperebutkan medali emas. Sedangkan YM. Qasim berhasil mengalahkan Alan Nuari atlit karateka asal Banggai Luwuk dengan skor 7-4.

Atlit yang mengikuti kompetisi Best Of the Best (BOB) merupakan kumpulan para juara karateka di masing-masing klas yang diperlombakan, kemudian kembali dipertaruhkan untuk mencari karateka terbaik dari yang terbaik di Kejuaraan Dandim Cup 2018.

Fania Dwi Maharani mengaku sudah mempersiapkan latihan secara rutin untuk bertarung merebutkan medali pada kejuaraan karate Dandim Cup 2018.

Loading...

"Allhamdulillah pada kejuaraan kali ini, saya berhasil meraih dua juara. Juara pada Klas -55 Senior Putri dan Juara Klas paling bergengsi yaitu BOB Senior Putri," kata Fania.

Sementara itu, Dandim 1306/Donggala Letkol Kaveleri I Made Maha Yudhiksa mengungkapkan, pada kompetisi kejuaraan karate Dandim Cup banyak menciptakan bibit karateka yang terbaik, bahkan peraih juara umum berhasil direbut oleh Tim SMANOR Sulteng, urutan kedua Inkai Kodim Luwuk, dan ketiga diraih oleh Forki Parigi Moutong.

"Pada kejuaraan ini, ada 26 perguruan terdaftar mengikuti kejuaraan karate, yang meliputi 493 karateka untuk mengikuti berbagai kelas dalam perlombaan. Dalam kejuaraan ini juga diikuti oleh beberapa satuan dari TNI," ungkap I Made Maha Yudhiksa.

Adapun tujuan kejuaraan ini merupakan langkah awal untuk melahirkan atlet berprestasi. Penyelenggara akan melibatkan semua unsur Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sulteng agar bisa menemukan hasil maksimal.

Loading...
Loading...