Rabu, 05 September 2018 09:49 WITA

WHO: Seperempat Orang di Seluruh Dunia Kurang Latihan Fisik

Editor: Suriawati
WHO: Seperempat Orang di Seluruh Dunia Kurang Latihan Fisik
Getty Images

RAKYATKU.COM - Sebuah laporan WHO memperkirakan bahwa lebih dari seperempat orang di seluruh dunia (1,4 miliar) kurang melakukan latihan fisik.

Seperti diketahui, ketidakaktifan bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes tipe-2 dan beberapa jenis kanker.

Dalam studinya, para peneliti WHO melihat data laporan aktivitas dari 358 survei berbasis populasi di 168 negara.

Mereka menemukan bahwa di negara-negara berpenghasilan tinggi, yang termasuk Inggris dan Amerika Serikat, proporsi orang yang tidak aktif telah meningkat dari 32% pada tahun 2001 menjadi 37% pada tahun 2016. Sementara di negara-negara berpenghasilan rendah itu tetap stabil pada 16%.

Mereka yang digolongkan sebagai tidak aktif melakukan kurang dari 150 menit olahraga sedang, atau 75 menit aktivitas berat dalam seminggu.

Penelitian itu juga menemukan bahwa perempuan kurang aktif dibandingkan laki-laki di semua wilayah, kecuali Asia Timur dan Tenggara.

loading...

"Tidak seperti risiko kesehatan global utama lainnya, tingkat aktivitas fisik yang tidak mencukupi tidak turun di seluruh dunia, dan lebih dari seperempat dari semua orang dewasa tidak mencapai tingkat aktivitas fisik yang direkomendasikan," kata Dr Regina Guthold, penulis utama studi dari WHO.

Rekan penulis Dr Fiona Bull, mengatakan bahwa "Mengatasi ketidaksetaraan dalam tingkat aktivitas fisik antara pria dan wanita akan sangat penting untuk mencapai target aktivitas global."

Berikut pedoman latihan untuk usia 19 hingga 64 tahun:
Setiap orang disarankan untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas sedang atau 75 menit aktivitas berat setiap minggu.

Contoh aktifitas sedang: berjalan cepat, mengendarai sepeda, tenis, mendaki, voli, dan bola basket.

Contoh aktifitas berat: Joging atau berlari, berenang cepat, mengendarai sepeda dengan cepat, sepak bola, lompat tali, aerobik, senam, dan seni bela diri.

Loading...
Loading...