Senin, 03 September 2018 22:29 WITA

Sidak Tabung, Polres Bone Temukan Harga Bervariasi

Penulis: Herman
Editor: Aswad Syam
Sidak Tabung, Polres Bone Temukan Harga Bervariasi
Unit Ekonomi Satuan Reskrim Polres Bone, melakukan sidak di sejumlah agen atau pangkalan elpiji 3 kg.

RAKYATKU.COM, BONE -- Unit Ekonomi Satuan Reskrim Polres Bone, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah agen atau pangkalan elpiji 3 kg.

Dari sidak tersebut, ditemukan ada beberapa pangkalan yang menjual tabung elpiji di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Seperti temuan di Kecamatan Dua Boccoe dan Kecamatan Ajangale.

Kapolres Bone, AKBP Kadarislam, yang dikonfirmasi mengatakan, dari beberapa pangkalan ditemukan harga yang bervariasi mulai dari harga Rp18.000 sampai dengan Rp25.000 pertabung.

"Dari beberapa pangkalan yang ditemukan menjual tabung elpiji 3 kg di atas HET, melalui undercuver buy oleh anggota reskrim, itu diamankan di Mapolres Bone beserta uang tunai, untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Kadarislam, Senin, (3/9/2018).

Lebih lanjut, Kadarislam mengatakan, dalam sidak di SPBE PT. Hastura Nazwa Utama di Kecamatan Ulaweng, suplai gas tidak berkurang, justru karena adanya informasi kelangkaan, SPBE meminta untuk penambahan tabung gas.

"Tidak ada pengurangan suplai dari fakta yang ditemukan. Malah pihak SPBE meminta penambahan, yang sebelumnya hanya 17.000 perhari sekarang 21.000 perhari, karena adanya kabar kelangkaan," tambahnya.

Masih kata Kadarislam, untuk pengecer yang masih menjual di atas HET, pihaknya melakukan sosialisasi di beberapa tempat, dan menyampaikan perbuatan tersebut merupakan pelanggaran hukum. 

Mereka diimbau tidak mengulangi perbuatannya, menjual tabung gas di atas ketentuan yang telah diatur pemerintah. Pemerintah mengatur, harga tabung elpiji 3 kg, Rp15.000 per tabung.