Sabtu, 01 September 2018 11:09 WITA

Belasan Kali Curi Motor, Ardi Digotong ke Rumah Sakit

Penulis: Syukur
Editor: Aswad Syam
Belasan Kali Curi Motor, Ardi Digotong ke Rumah Sakit
Pelaku curanmor, Ardi meringis menahan sakit pada kaki kirinya, usai tertembus timah aparat, saat hendak melarikan diri.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Anggota Resmob Polsek Panakkukang,  mengamankan Ardi bin Salasi alias Ardi (23), pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di belasan lokasi.

Sambil meringis, Ardi terus memegangi kaki kirinya yang ditembus tima panas. Tampak kaki itu ditopang balok lalu dibungkus kain putih. Di belakangnya, ada 7 pria berbadan kekar berdiri. Wajahnya bermasker. Mereka adalah anggota Resmob Polsek Panakkukang.

Setelah lolos melaksanakan aksinya selama belasan kali, 1 September 2018 menjadi akhir petualangan Ardi. Sekitar pukul 01.00 Wita, dia terkepung di Kelapa Tiga.

"Diperoleh informasi pelaku sedang di Jalan Kelapa Tiga. Selanjutnya anggota menuju TKP dan mengamankan pelaku. Juga dilakukan pengembangan pencarian barang bukti di rumahnya, dan berhasil diamankan motor Beat dan motor Satria," ujar Humas Polsek Panakukkang Bripka Ahmad Halim.

Anggota selanjutnya menuju rumah penadah motor curian lainnya, yaitu ACL di Jalan Veteran, namun ACL sudah 2 bulan meninggalkan rumahnya. 
Ardi selanjutnya diamankan menuju Posko Resmob untuk diinterogasi.

Pada pukul 02.00 Wita, anggota Resmob Panakkukang melakukan penunjukan TKP lainnya, namun pada saat itu Ardi sempat melakukan perlawanan, dan bermaksud melarikan diri.

"Diberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, namun pelaku tidak menghiraukannya. Selanjutnya, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara melumpuhkannya dengan timah panas, dan mengenai kaki bagian betis sebelah kiri sebanyak 2 kali," tambahnya.

Ardi diamankan berdasarkan beberapa laporan tindak pidana curanmor di wilayah Kota Makassar. Laporan Polisi tersebut di antaranya, pada April 2018 dua laporan di Polsek Panakkukang dengan TKP Jalan Pelita 3 utara lorong 3 Kota Makassar, dan TKP Jalan Pettarani II Kota Makassar.

Pada Mei 2018, pelaku kembali dilaporkan dua laporan di Polsek Panakkukang dengan TKP Jalan Sukaria 1 No.5 Kota Makassar, dan TKP Jalan Racing Centre Kota Makassar.

Pada Agustus 2018, pelaku juga memiliki dua laporan di Polsek Panakkukang, di antaranya TKP Jalan Sukamana No.8A Kota Makassar, dan TKP Jalan Cambajawayya No D 2 kota Makassar.

Di Polsek Mamajang, pelaku pernah juga dilaporkan pada Juli 2018 dengan TKP Jalan Serigala lorong IV No 7 Kota Makassar dan dilaporkan di Polsek Makassar pada Mei 2018 dengan TKP Jalan Muh Yamin lorong 1 A No. 1 Kota Makassar.

"Sebelum diamankan, pelaku memiliki sejumlah laporan polisi di wilayah Polrestabes Makassar. Setidaknya pelaku dilaporkan dengan 8 Laporan polisi dengan TKP berbeda," ungkap Bripka Ahmad Halim.

"Pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian di belasan TKP yang berbeda," tambahnya.