Minggu, 03 Juli 2016 09:55 WITA

Soal Vaksin Palsu, Anggota DPR RI Ini Curiga Ada Mafia di Kemenkes 

Penulis: Ais Nurbiyah Al- Jum'ah
Editor: Jumardin Akas
Soal Vaksin Palsu, Anggota DPR RI Ini Curiga Ada Mafia di Kemenkes 
Andi Fausiah Pujiwatie Hatta

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Anggota Komisi IX DPR RI, Andi Fausiah Pujiwatie Hatta menduga maraknya Vaksin palsu sejak 2003 lalu hingga sekarang disebabkan adanya mafia obat termasuk vaksin di Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Apa lagi, peredaran vaksin palsu itu lolos dari pantauan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kemenkes sebagai pihak yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan. 

"Bukan cuma vaksin palsu peredaran obat-obatan palsu juga banyak lolos dari pengawasan dan pantauan dari pemerintah," kata Andi Fausiah Pujiwatie Hatta. Minggu (3/7/2016).

Apa lagi, sebelum vaksin atau obat-obatan kesehatan diedarkan harus ada uji lab yang dilakukan BPOM bersama Kemenkes untuk mengetahui apakah obat tersebut asli atau palsu.

loading...

Kejanggalan lain menurutnya, adalah pihak rumah sakit, dokter, suster maupun apoteker harusnya memiliki keahlian dan bisa membedakan mana yang asli dan palsu. Salah satunya bisa dilihat dari harganya yang sangat murah.

"Mana ada barang asli dijual murah apa lagi dijual dibawa harga standar, ini kan yang harus dibedakan. Sehingga saya menduga ada mafia dan upaya permainan dalam pengadaan obat-obatan termasuk Vaksin," keluh Andi Fausiah.

Putri Mantan Bupati Lutim ini mengharapkan, pihak kepolisian jangan mengusut sampai siapa yang mengedarkan vaksin palsu tersebut, tetapi juga harus mencari dan memutus mata rantai mafia obat-obatan termasuk vaksin palsu tersebut. 

Loading...
Loading...