Rabu, 29 Agustus 2018 14:11 WITA

Ombudsman Minta Lurah Viral Dicopot, Begini Respons Pemkab Jeneponto

Penulis: Himawan
Editor: Nur Hidayat Said
Ombudsman Minta Lurah Viral Dicopot, Begini Respons Pemkab Jeneponto
M Yusuf.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Terkait dugaan maladmnistrasi yang dilakukan Lurah Empoang Selatan, M Yusuf, pejabat Pemerintah Kabupaten Jeneponto belum memutuskan sanksi yang akan dijatuhkan.

Staf ahli bidang politik dan hukum Pemkab Jeneponto, Maskur, yang hadir langsung di kantor Ombudsman Sulsel mengatakan terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan inspektorat, BKD, dan pemerintah Jeneponto untuk menjatuhkan sanksi. 

Menurutnya, hasil keputusan dari duduk bersama itu baru akan diparalelkan dengan laporan pemeriksaan Ombudsman. Paralel ini yang nantinya akan digunakan untuk memutuskan sanksi apa yang bisa diberikan dengan sikap arogansi M Yusuf selama melayani masyarakat.

"Hasil paralelnya itu kalau memang betul bersalah dan telah melakukan itu tentu kita akan mengambil langkah-langkah di pegawaian. Apakah kita memberhentikan dari jabatan bahkan tidak diberikan pangkat jadi sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan," kata Maskur, Rabu (29/8/2018).

Maskur menambahkan, laporan Ombudsman ini akan dipelajari terlebih dahulu. Meski ia mengakui sanksi sosial sudah dirasakan oleh M Yusuf atas tindakan sewenang-wenangnya yang tidak ingin melayani warga yang membutuhkan bantuannya. 

Loading...

"Pasti dipelajari dulu tindakan koreksi yang dilakukan pemda sesuai dengan aturan hukum kalau memang sudah sesuai ya tentu karena kita tidak ingin memperlihatkan pemerintahan yang jelek," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman Perwakilan Sulsel, Subhan Djoer, mengatakan seluruh perbuatan yang dilakukan M Yusuf dalam video yang virak di masyarakat itu telah diakuinya. 

Subhan pun mengungkapkan M Yusuf harus dicopot dari jabatannya sebagai lurah Empoang Selatan. Selain itu, M Yusuf juga tidak boleh mengalami kenaikan pangkat. 

"Ini bagus sebenarnya karena Pak Lurah ini tidak neko-neko juga. Dia mengakui seluruh perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," kata Subhan.

Loading...
Loading...