Rabu, 22 Agustus 2018 08:18 WITA

Master Pembuat Bom Al-Qaeda Tewas oleh Serangan AS

Editor: Suriawati
Master Pembuat Bom Al-Qaeda Tewas oleh Serangan AS
Ibrahim al-Asiri

RAKYATKU.COM - Ibrahim al-Asiri, master pembuat bom Al-Qaeda dikabarkan telah tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS di Yaman.

Dia adalah seorang warga negara Saudi berusia 36 tahun. Dia dianggap sebagai salah satu pembuat bom teroris terbesar di dunia oleh para pejabat kontraterorisme AS dan barat. Dia juga diyakini bertanggung jawab atas rencana menjatuhkan sebuah pesawat di Detroit pada Hari Natal tahun 2009.

Berita kematian al-Asiri mulai beredar pekan lalu setelah PBB melaporkan bahwa dia mungkin telah tewas selama paruh kedua 2017.

Associated Press juga melaporkan kematian al-Asiri pekan lalu, mengutip para pejabat Yaman, seorang pemimpin suku, dan sumber yang terkait dengan al-Qaeda.

Pemimpin suku mengatakan kepada AP bahwa al-Asiri terbunuh bersama dengan dua dari empat rekannya, saat dia berdiri di samping kendaraannya.

"Al-Asiri adalah seorang pembuat bom teroris yang ahli dan sangat inovatif," kata John Cohen, mantan koordinator kontraterorisme untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri.

loading...

"Kematiannya akan disambut oleh pejabat kontraterorisme di AS dan Barat, tapi masih ada kekhawatiran karena ada laporan bahwa al-Asiri telah melatih orang lain dalam pembuatan bom."

"Kemungkinan besar mereka yang dilatihnya masih di luar sana," tambah Cohen.

Keahlian al-Asiri terfokus pada serangan terhadap penerbangan, dan ahli dalam menyembunyikan bom di dalam kartrid printer, laptop, dan jenis perangkat elektronik lainnya.

Dia juga diyakini telah menciptakan "bom pakaian" yang dikenakan oleh seorang pria Nigeria pada penerbangan Northwest Airlines dari Belanda ke Detroit pada Hari Natal tahun 2009.

Bom itu gagal meledak dengan baik, dan pembom, Umar Farouk Abdulmutallab, dijatuhi hukuman penjara tanpa pembebasan bersyarat pada tahun 2012.

Loading...
Loading...