Sabtu, 18 Agustus 2018 17:54 WITA

Prabowo-Sandi Ingin Temui Jokowi, Ngabalin: Tidak Usah Pencitraan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Prabowo-Sandi Ingin Temui Jokowi, Ngabalin: Tidak Usah Pencitraan
Ali Mochtar Ngabalin. (Ist).

RAKYATKU.COM - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kepala Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengkritik agenda roadshow yang dilakukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Pasca pendaftaran sebagai calon, Prabowo-Sandi melakukan berbagai ke pihak di luar koalisi. Pasangan ini sudah bersilaturahim ke kantor PP Muhammadiyah, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan PBNU. 

Tak hanya itu, Prabowo sempat menyatakan juga keinginannya bertemu Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat. Menanggapi keinginan tersebut, Ngabalin menyarankan Prabowo-Sandi agar konsentrasi dengan agenda politiknya daripada menemui pesaingnya pada Pilpres 2019. 

"Kalau saran saya, fokus sajalah konsolidasi internal tidak usah nyari pencitraan kepada presiden," kata Ngabalin, Sabtu (18/8/2018).

Ia menambahkan, roadshow yang dilakukan Prabowo-Sandiaga itu hanya menghabiskan waktu. "Orang sudah tahu kok kalau Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi adalah kontestan," bebernya, dilansir laman Republika.

Ngabalin mengatakan, masa setelah pendaftaran di KPU merupakan momentum untuk meyakinkan publik. Karena itu, ia mengatakan, Prabowo-Sandi tidak perlu menggunakan momentum ini untuk berkeliling. 

Ngabalin menilai, hal itu justru akan mengurangi penilaian masyarakat. Ia menyarankan Prabowo-Sandi sebaiknya menggunakan cara lain. Ngabalin juga meminta semua pihak tak terlalu mengedepankan perasaan dalam mengambil sikap politik. 

Terkait kepastian kunjungan Prabowo-Sandi ke Joko Widodo, Ngabalin menegaskan belum ada jadwal pertemuan tersebut. "Kalau dari jadwal yang ada, tidak bisa pekan ini," ungkap Ngabalin.