Sabtu, 18 Agustus 2018 01:51 WITA

Siswa SMP Pemanjat Tiang Bendera Dapat Beasiswa Sampai S1 dari PLN

Editor: Andi Chaerul Fadli
Siswa SMP Pemanjat Tiang Bendera Dapat Beasiswa Sampai S1 dari PLN

RAKYATKU.COM - PT PLN (Persero) memberikan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi Strata 1 (S1) kepada Yohanis Gama Marschal Lau, siswa SMP di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang videonya tengah viral di media sosial.

Diketahui, video tersebut merekam aksi heroik Yohanis saat pelaksanaan upacara bendera dalam rangka peringatan hari kemedekaan Republik Indonesia ke-73, di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain, Kabupaten Belu, NTT.

Siswa yang saat ini menduduki bangku kelas VII SMP Negeri Silawan itu, terlihat begitu berani memanjat tiang bendera, untuk memperbaiki tali tiang yang putus sebelum pengibaran bendera dilakukan, Jumat (17/8/2018).

Pasca viralnya video tersebut, PLN segera mendatangi alamat rumah Yohanis dan menemui kedua orangtuanya, Victorino Fahik Marschal dan Lorenca Gama, untuk mengabarkan bahwa Yohanis akan mendapatkan beasiswa pendidikan hingga kuliah S1.

Pada pertemuan itu, orangtua Yohanis pun menceritakan bahwa anaknya bercita-cita menjadi seorang tentara.

Direktur Human Capital Management PLN, Muhamad Ali mengatakan, bantuan itu masuk merupakan bagian dari program tanggungjawav sosial perusahaan bidang pendidikan, yakni PLN Peduli.

"PLN sangat mengapresiasi tindakan Yohanis yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan cinta NKRI. Kami salut dengan anak ini. Mulai saat ini Yohanis menjadi 'Putra PLN'," kata Ali.

Yohanis tinggal di Dusun Halimuti, Desa Silawan, Kecamatan Tastim, Kabupaten Belu. Jarak rumahnya dari Kota Atambua sekitar 21 kilometer dan 2 kilometer dari PLBN Terpadu Motaain yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Yohanis yang baru berumur 14 tahun ini secara spontan dan lincah memanjat tiang bendera dengan ketinggian 9 meter. 

Aksi anak bungsu dari 9 bersaudara ini membuat decak kagum para peserta upacara saat itu, terlebih warga internet yang melihat aksinya lewat dunia maya. Tindakan Yohanis menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia karena menunjukkan betapa putra bangsa yang tinggal di daerah perbatasan sangat mencintai negaranya.

"Yohanis memiliki inisiatif yang tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko, membanggakan dan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Indonesia," pungkas Ali.