Kamis, 16 Agustus 2018 11:48 WITA

"Kenapa Saya Tak Diciduk, karena Mereka Sayang Aku", Ujar Ratu Ubur-ubur

Editor: Aswad Syam
Aisyah

RAKYATKU.COM, SERANG - Sebuah aliran yang diduga sesat, menamakan dirinya Kerajaan Ubur-ubur. Pemimpinnya seorang wanita bernama Aisyah dan dinobatkan sebagai Ratu. Suaminya, Rudi diangkat menjadi Raja.

Berlokasi di Jalan Sayabulu Kota Serang, Banten, aliran yang memiliki 8 pengikut tetap itu, rutin mengadakan pertemuan setiap hari Kamis malam hingga Jumat dini hari.

Strukturnya juga lengkap, dimulai dari Ratu, Raja, Ketua Penerima Tamu Kerajaan, Ketua Keluarga Kerajaan, Ketua Pengembangan Program Kerajaan Urusan Ritual, Ketua Urusan Ide Kreatif untuk Raja, serta urusan pertamanan.

Dalam sebuah video yang diunggah ke youtube, Ratu Aisyah mencoba meyakinkan orang-orang, bahwa keyakinannya benar. Dia mengatakan kalau Rasulullah SAW bukanlah lelaki, dan dirinya adalah titisan Nyi Roro Kidul.

"Kalau aku ingin dipercaya aku harus berhijab dan aku harus jaga image. Tapi aku datang bukan untuk itu. Ngomong di video pun aku enggak mandi. Berarti aku enggak jaga image dan enggak pengin terkenal. Jadi kalian tidak percaya sama aku peduli amat. Emang gue pikirin. Jadi kalau kalian enggak peduli enggak usah banyak omong nanti malu sendiri," tuturnya melalui video.

Loading...

Akibat tak ditahan, Aisyah jadi begitu percaya diri dan mengklaim bahwa orang-orang yang punya jabatan di negeri ini tahu siapa dirinya, termasuk Presiden Jokowi.

"Orang gila ini, kalian pikir kenapa sampai sekarang bisa bebas masih bertahan sudah ngaku ini ngaku itu. Tapi tidak ada yang menyiduk aku. Malah semua menyayangiku kalau dari jajaran yang mengerti. Termasuk Bapak Jokowi pun jika dia Satria Piningit dan tahu hati nuraninya dia akan mengakuinya," lanjut Aisyah.

Kehadiran aliran ini membuat resah warga Serang. Untuk menghindari persekusi, Polres Serang pun turun tangan, mengamankan Aisyah dan pengikutnya.

Kapolres Serang, AKBP Komaruddin menduga, Aisyah dan pengikutnya hanya menjadikan Kerajaan Ubur-ubur sebagai modus untuk menipu. Pasalnya, para pengikut diminta menyetor iuran kepada Ratu Aisyah dan suaminya Raja Rudi. Suami Aisyah, Rudi selama ini hanya berprofesi menjual burung dan memancing.

Loading...
Loading...