Kamis, 16 Agustus 2018 09:16 WITA

Dokumen Bertulis "Rahasia Negara" di Kerajaan Ubur-ubur, Isinya Bikin Pusing Polisi

Editor: Aswad Syam
Dokumen Bertulis
Kapolres Serang, AKBP Komaruddin, memperlihatkan dokumen "Rahasia Negara" Kerajaan Ubur-ubur yang berisi rumus angka.

RAKYATKU.COM, BANTEN - Kerajaan Ubur-ubur diduga melakukan penipuan dengan kedok agama. MUI sudah mengutus tim untuk mengecek ini. Polisi juga sudah turun melakukan pemeriksaan terhadap kerajaan yang dipimpin oleh Ratu Aisyah itu.

Di 'istana' Kerajaan Ubur-ubur yang beralamat di Kota Serang, Banten, polisi berhasil mengumpulkan beberapa dokumen.Selain kitab tafsir Alquran terbitan 1957, juga ada dokumen yang terbungkus bertulisan 'Rahasia Negara'.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin kepada wartawan di Serang, Banten, sebagaimana dilansir Detik, Kamis (16/8/2018) mengatakan, pihaknya masih bingung memahami isi dokumen itu. Pasalnya, bentuknya seperti angka-angka pada rumus togel.

Di dokumen catatan tangan Aisyah ini, banyak disebut 'Kunci 5'. Dan bagaimana pencairan harta di berbagai bank. Ada catatan dengan nama Bank Swiss dan Bank Griffin 1999 Birmingham Adolf Head Railway.

Semua dokumen ini kata Komaruddin, membuat kepolisian bingung. Sebab, hampir semuanya berupa kode dan rumus angka yang sulit dipahami orang normal.

"Ini seperti rumus-rumus kita nggak ngerti. Dia nulis bank yang ada di Indonesia. Dia menyebut Bank Swiss. Saya tambah pusing semalam itu saat memeriksa," ujarnya.

Menurutnya, ada banyak keanehan dalam dokumen yang disita di Kerajaan Ubur-ubur. Bahkan ada dokumen yang bertuliskan bacaan basmalah dengan cara tulis yang salah. Disebutkan di dokumen itu bahwa Isa sama dengan Muhammad dan Ibu Mikaum Arya sebagai pemilik Bank Swiss.