Kamis, 16 Agustus 2018 09:07 WITA

Penabrakan Luar Gedung Parlemen Inggris: Polisi Rilis Identisas Tersangka

Editor: Suriawati
Penabrakan Luar Gedung Parlemen Inggris: Polisi Rilis Identisas Tersangka
Salih Khater (Facebook)

RAKYATKU.COM - Seorang pengendara yang ditangkap karena dicurigai melakukan pelanggaran teror setelah menabrak pejalan kaki di luar Gedung Parlemen Inggris telah diidentifikasi.

Dia adalah Salih Khater, warga negara Inggris berusia 29 tahun, yang berasal dari Sudan. Polisi Metropolitan mengatakan bahwa dia juga pernah ditangkap karena dicurigai melakukan percobaan pembunuhan.

Dia datang ke Inggris sebagai pengungsi pada tahun 2010, dan memperoleh suaka enam tahun kemudian.

Dia menyelesaikan sekolah menengahnya di Sudan, lalu melanjutkan pendidikan di universitas, dengan mengambil jurusan teknik elektro, sebelum pindah ke Inggris.

Selanjutnya, Ia belajar bahasa Inggris di City College pada tahun 2010 hingga 2011, kemudian belajar sains di South and City College di Birmingham dari 2014 hingga 2017.

Pada September 2017 hingga Mei tahun ini, Khater belajar akuntansi di Universitas Coventry. Dia tidak lagi terdaftar di sana.

Menurut BBC, di CV-nya Khater menggambarkan dirinya sebagai "individu pekerja keras, jujur, sopan, dewasa dan bertanggung jawab, serta memiliki kemampuan untuk tetap tenang dalam situasi tekanan tinggi".

Ia mengatakan ia bekerja di Libya selama dua tahun sebagai buruh tani sebelum datang ke Inggris. Dia juga pernah menghabiskan waktu sebagai penjaga keamanan di Nottingham.

Empat bulan lalu, Khater diyakini tinggal di daerah Sparkbrook Birmingham.

Orang-orang di Birmingham yang mengenal Khater mengatakan mereka mengira dia pergi ke London untuk memperbaharui visa Sudannya di kedutaan Sudan.

Tetangganya menyebutnya seorang pendiam yang sering mengunjungi warnet dan lounge shisha di dekatnya, yang berada di Stratford Road.

Penduduk lokal, Ahmed Abdi menggambarkannya sebagai seorang pria yang "tidak pernah berbicara dengan siapa pun".

Sementara itu, saudaranya, Abdullah Khater menggambarkan dia sebagai "orang normal" tanpa ide-ide fanatik dan tidak memiliki hubungan dengan kelompok agama mana pun.

Abdullah juga mengatakan bahwa keluarganya berada dalam "keadaan shock".

Menurut laporan BBC, polisi telah diberikan surat perintah penahanan lebih lanjut oleh Westminster Magistrates Court, untuk memungkinkan mereka mengintrogasi Khater hingga 20 Agustus.

Tiga orang terluka ketika sebuah mobil Ford Fiesta menabrak pengendara sepeda dan pejalan kaki pada Selasa pagi. Mobil itu kemudian menabrak pagar keamanan di luar depan Gedung Parlemen Inggris.

Tags