Kamis, 16 Agustus 2018 08:59 WITA

Suami Ratu Kerajaan Ubur-ubur Cuma Jualan Burung

Editor: Aswad Syam
Suami Ratu Kerajaan Ubur-ubur Cuma Jualan Burung
Ratu Kerajaan Ubur-ubur, Aisyah (baju putih) saat diamankan Polres Serang.

RAKYATKU.COM, BANTEN - Polisi membongkar aliran yang diduga sesat di Banten. Namanya Kerajaan Ubur-ubur.

Penelusuran polisi, ada 10 murid di Kerajaan Ubur-ubur, terdiri dari 2 perempuan dan 8 lelaki. 

Rata-rata pengikut tersebut datang dari luar Banten, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka mengaku penasaran dengan ajaran yang disampaikan sang ratu Kerajaan Ubur-ubur, Aisyah di media sosial Facebook.

Kapolres Serang, AKBP Komarudin sebagaimana dilansir dari Detik, Rabu (15/8/2018) mengatakan, di media sosial, Aisyah sering berbicara soal sejarah Siliwangi.

Saat murid-muridnya itu bergabug, Aisyah rutin menyebarkan ajaran langsung yang mengatakan bahwa dia ditunjuk secara gaib sebagai ahli waris kekayaan Indonesia, dan mendapatkan mandat untuk membayar utang bangsa.

Loading...

Murid dari berbagai latar belakang ini menetap di lingkungan Sayabulu, dan melakukan ritual zikir sampai menari. Aisyah menyebut muridnya sebagai anak spiritual atau anak batin.

Para pengikut ini menetap di rumah Aisyah. Aisyah memberi mereka jabatan dalam struktur organisasi Kerajaan Ubur-ubur. Ada yang menjabat sebagai urusan ritual, pemberitaan dunia tentang hasil ritual, hingga urusan pertamanan.

Komarudin mengatakan, sehari-hari mereka tidak pernah bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Sejak 2 tahun lalu, begitu Aisyah tinggal di kawasan tersebut, kelompoknya bahkan tidak pernah bicara atau pergi ke masjid sekitar. Padahal, kepada warga mereka mengaku sebagai Islam.

"Para pengikut ini juga diwajibkan membayar iuran kepada Aisyah dan suaminya. Karena sehari-hari, Aisyah tidak bekerja. Suaminya sendiri, hanya berjualan burung dan mancing. Mereka punya grup WA (WhatsApp) ada imbauan untuk sedekah kepada ayah bunda," pungkas Komaruddin.

Loading...
Loading...