Kamis, 16 Agustus 2018 01:48 WITA

Serba Serbi Paskibra di Sulsel

Indira Dampingi Danny hingga Peserta Tak Kuat Dilatih Tentara

Editor: Abu Asyraf
Indira Dampingi Danny hingga Peserta Tak Kuat Dilatih Tentara
Wali Kota Makassar berbincang dengan personel Paskibra.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto mengukuhkan 70 anggota Paskibra Makassar 2018 di Baruga Anging Mammiri, Rabu (15/8/2018).

Pada pengukuhan anggota Paskibraka yang terdiri atas 35 putra dan 35 putri tersebut, Danny Pomanto didampingi Indira Mulyasari Paramastuti.

"Setelah dilatih dengan sangat keras, sangat disiplin. Tidak kenal siang maupun malam, tentu membutuhkan konsentrasi, fisik, jiwa, dan mental yang kuat. Hari ini kalian akhirnya dikukuhkan,” ungkapnya.

Anggota Paskibra itu, kata Danny Pomanto, merupakan putra dan putri terbaik yang menjadi orang-orang pilihan di antara 1,7 juta jiwa penduduk Kota Makassar.

Kesakralan upacara 17 Agustus di Lapangan Karebosi, akan sangat ditentukan oleh keberhasilkan anggota Paskibra sebagai pengemban amanah dalam mengibarkan bendera merah putih.

Olehnya, Danny berharap agar anggota Paskibraka 2018, dapat melaksanakan tugas diberikan dan Paskibraka terbaik dari yang pernah ada sebelumnya.

“Mari kita tunjukkan gerak langkah dan tangan yang lurus, dengan tatapan yang sama, konsentrasi yang sama. Sehingga kita tetap menjadi Paskibraka terbaik,” pungkasnya.

Pangkep

Di Pangkep, koordinator pelatih pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang akan bertugas saat upacara 17 Agustus 2018, di Kabupaten Pangkep, mengungkap kelemahan saat proses seleksi pasukan, yang dilakukan Pemkab.

Kapten Arm Tamrin, yang juga Danramil Kecamatan Minasatene ini berharap, saat proses seleksi pasukan yang dilakukan di sekolah-sekolah, Pemkab melibatkan pihak Kodim dan Polres, agar tiga aspek yang dibutuhkan oleh setiap pasukan paskibra terpenuhi.

"Saya sebagai pelatih mengharapkan kami (kodim, polres dan unsur kesehatan) dilibatkan dalam menyeleksi calon peserta, agar anak yang nantinya diikutkan sebagai pasukan paskibra memenuhi tiga hal, kesehatan, postur dan fisik," ujar Tamrin, Rabu (15/8/2018).

Dikatakan Tamrin, sejauh ini Seleksi calon paskibra hanya dilakukan Pemkab, sehingga beberapa peserta sebenarnya dapat dikatakan tidak memenuhi kriteria sebagaimana diharapkan pelatih.

"Karena yang kita latihkan adalah PBB Militer, sangat jauh beda dengan yang pernah didapatkan anak di sekolah, dari segi aba-aba juga jauh berbeda, tapi syukur alhamdulillah peserta cepat menyesuaikan," ungkap Tamrin.

Dikatakan Tamrin, latihan yang dimulai tanggal 23 Juli lalu hingga hari ini, membawa suka duka tersendiri. Sebagian peserta yang notabene awam dengan PBB ala militer, sehingga pada minggu pertama ada sebagian peserta yang kesulitan dan bahkan ada yang mengundurkan diri.

"Ada satu orang yang setelah dua hari latihan tidak datang lagi. Saya tidak tau apa penyebabnya. Namanya anak-anak yang tidak pernah mendapati latihan keras begitu, tapi sampai akhir ini, mereka sudah bisa menyesuaikan," ungkap Tamrin.

Lanjut Tamrin, dari 79 peserta yang direkomendasikan Pemkab, dalam hal ini Dispora, hanya sisa 76 peserta yang sampai gladi bersih tadi pagi mengikuti latihan. 1 orang mengundurkan diri, 1 orang mengikuti porda, 1 orang sakit.

Bulukumba

Di Bulukumba, Bupati AM Sukri Sappewali mengukuhkan Paskibra di rumah jabatan bupati, Jalan Anggrek Bulukumba, Rabu malam (15/8/2018).

Anggota Paskibraka yang terdiri dari 39 putra dan 33 putri yang berasal dari siswa dan siswi SMA se-Kabupaten Bulukumba dikukuhkan setelah mereka mengikuti pelatihan sejak tanggal 1 Agustus yang lalu dan dikarantina di Hotel Agri Bulukumba.

Indira Dampingi Danny hingga Peserta Tak Kuat Dilatih Tentara

Pada pengukuhan tersebut, Bupati menyematkan melati di pundak dan memasangkan kendit di pinggang tanda anggota Paskibraka dikukuhkan. Selanjutnya para anggota Paskibraka secara bergantian mencium bendera

AM Sukri Sappewali yang menjadi pembina upacara mengemukakan, sebagai putra-putri terbaik yang telah lolos seleksi menjadi Paskibraka, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan keluarganya. 

Para anggota Paskibra telah mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk fokus menjalani latihan untuk sebuah tugas mulia yang akan dijalani pada momentum peringatan HUT detik-detik Kemerdekaan RI.

Pendidikan dan latihan yang telah dilalui, lanjut Andi Sukri, pada dasarnya bertujuan untuk membangun sikap mental yang tangguh, kuat, disiplin, dan kesetiakawanan dalam kerangka hubungan atau interaksi dengan lingkungan di sekitarnya.

"Selama kalian terus bersemangat, maka kalian akan tampil maksimal mengemban amanah mengibarkan bendera duplikat merah putih pada upacara 17 Agustus nantinya," kata AM Sukri memberi semangat.

Dirinya berharap ke depan, para anggota Paskibraka ini menjadi pelopor mentalitas di sekolah masing masing.

"Ajak mereka anak muda Bulukumba untuk menjauhi narkoba, pergaulan bebas dan perilaku negatif lainnya," pintanya

Lebih lanjut, purnawirawan TNI ini menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang rela anaknya ditempa dan dilatih menjadi tim paskibraka.

“Selamat dan sukses kepada anak-anakku sekalian. Semoga jalan pengabdian yang sedang dilalui memberikan nilai ibadah dan mendapatkan berkah serta berguna bagi bangsa dan negara” ujar AM Sukri Sappewali.

Turut hadir dalam pengukuhan Paskibraka ini, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, Ketua DPRD Andi Hamzah Pangki, Ketua Pengadilan Sutiyono, Kapolres M Anggi Naulifar Siregar, Sekretaris Daerah Andi Bau Amal, Kasdim 1411 Mayor ARM Arfan T, serta para Kepala Perangkat Daerah.

Palopo

Di Palopo, penjabat Wali Kota Palopo, Andi Arwien Azis memberi pesan kepada seluruh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Palopo tahun 2018, untuk terus mengasah pribadi mereka agar tetap menjadi generasi andal yang bermental tangguh-tangguh, memiliki kecerdasan dan wawasan yang utuh serta memiliki rasa yang kesetiakawanan sosial yang tinggi.

Indira Dampingi Danny hingga Peserta Tak Kuat Dilatih Tentara

Hal tersebut, disampaikan oleh Arwien saat mengukuhkan sebanyak 71 anggota Paskibra yang akan bertugas untuk mengibarkan bendera pada peringatan Hut Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat 17 Agustus 2018 mendatang, di Gedung Saodenrae Convention Center (SCC), Rabu (15/8/2018).

"Olehnya itu, apa yang telah kalian ikrarkan tersebut hendaknya benar-benar mengubah langkah jalan hidup kalian ke depan. Karena kalian telah dilahirkan kembali sebagai patriot bangsa yang mencintai dan menjunjung tinggi ideologi dan dasar negara Pancasila, serta menghormati dan mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika." Katanya.

Lebih jauh, dia mengatakan jika dirinya percaya bahwa anggota Paskibra yang akan bertugas baik pada saat pengibaran maupun pada upacara penurunan bendera disore harinya, akan tampil maksimal setelah melewati seluruh rangkaian pelatihan yang dilakukan selama ini. 

"Oleh karena itu laksanakan tugas dengan percaya diri dan rasa bangga, Tunjukkan kalian beda dari pada yang lain kalian harus tampil menjadi pemuda dan pemudi harapan bangsa kedepan untuk itu modal kalian sebagai pengibar bendera Kota Palopo manfaatkan sebaik-baiknya sebagai bekal kalian di masa akan datang." Pesannya.

Sekedar diketahui, Paskibra yang bertugas pada puncak peringatan Hut Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan siswa dan siswi terbaik yang berasal dari SMA/Sederajat yang ada di Kota Palopo.

Sementara untuk pembawa baki bendera Merah Putih, pada upacara pengibara akan dilakukan oleh Siswi SMAN 3 Palopo, Andi Tenri Maharani AS dan yang bertugas untuk membawa baki pada upacara penurunan bendera yakni, Aliya Natasyah Syam Siswi asal SMAN 5 Palopo.

Tags