Kamis, 16 Agustus 2018 04:00 WITA

Terdeteksi Hipertensi, JCH Asal Pangkep Meninggal Sesaat Setelah Tiba di Jeddah

Penulis: Saiful Mujib
Editor: Abu Asyraf
Terdeteksi Hipertensi, JCH Asal Pangkep Meninggal Sesaat Setelah Tiba di Jeddah
Hartati (kedua kanan) sebelum berangkat ke Tanah Suci.

RAKYATKU.COM - Satu jemaah calon haji asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, meninggal di Jeddah. Tidak lama setelah pesawat tiba di Bandara King Abdulaziz, Rabu (15/8/2018).

Informasi yang dihimpun Rakyatku.com, JCH atas nama Hartati, warga Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep tersebut meninggal karena tekanan darah tinggi. 

"Iya, dari hasil pemeriksaan kesehatan pertama, didapatkan tekanan darahnya di atas normal. Jadi didiagnosa oleh dokter pemeriksa dengan hipertensi. Beliau tergolong jemaah risti alias risiko tinggi dan diberi gelang oranye," ujar Imam, salah satu petugas medis pendamping jemaah.

Dikatakan Imam, beberapa jemaah diberi gelang berwarna untuk memudahkan saat pemeriksaan kesehatan sekaligus memudahkan dalam mengidentifikasi kondisi kesehatan. 

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Pangkep, Zulkifli mengatakan, Kemenag Pangkep mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu jemaah asal Pangkep tersebut.

"Semoga diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," demikian pesan singkat kepala KUA Mandalle yang diteruskan Zulkifli.