Rabu, 15 Agustus 2018 15:14 WITA

Biaya Sewa Helikopter NA Rp2,75 Miliar, Banggar: Tidak Prioritas

Penulis: Fathul Khair
Editor: Aswad Syam
Biaya Sewa Helikopter NA Rp2,75 Miliar, Banggar: Tidak Prioritas
Nurdin Abdullah dengan helikopter sewaannya selama kampanye Pilgub Sulsel beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Anggaran DPRD Sulsel menganggap, usulan penyewaan helikopter oleh Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, belum menjadi hal yang mesti dipenuhi saat ini.

"Pandangan Banggar itu bukan hal prioritas. Masih banyak kebutuhan berkaitan dengan rakyat kecil," kata Ketua Banggar DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga saat dikonfirmasi, Rabu (15/8/2018).

Fahruddin tidak mau menanggapi soal anggaran sewa helikopter sebesar Rp2,75 miliar untuk 50 jam saja. Ia hanya menegaskan, masih banyak kebutuhan mendasar di Sulsel, yang menjadi prioritas dan membutuhkan aliran anggaran secepatnya.

"Ini yang kami maksud tidak prioritas, bukan soal nilainya. Kenapa tidak prioritas, karena ada anggaran OPD yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat kecil, itu dilakukan pemotongan anggaran," tambah politisi Golkar ini.

Makanya Fahruddin memastikan, usulan sewa helikopter itu dipastikan tidak akan masuk dalam APBD-P 2018 Sulsel.

"Pandangan banggar menganggap tidak prioritas untuk dianggarkan di perubahan 2018. Kita belum melihat apakah ada anggaran yang sama di tahun 2019. Karena yang didahulukan adalah perubahan 2018," pungkas Fahruddin.

Loading...

Diberitakan sebelumnya, usulan biaya penyewaan helikopter untuk Gubernur Sulsel terpilih, Nurdin Abdullah kini sudah masuk dalam daftar anggaran rancangan APBD-P 2018. Nilainya mencapai Rp2,75 miliar.

Usulan biaya sewa itu tidak menggunakan sistem harian, melainkan jam. Rencananya, penyewaan cuma 50 jam.

"Helikopter itu hanya untuk disewa, tidak ada pengadaan, itu pun sewa hanya Rp2,75 miliar untuk beberapa jam saja, sekitar 50 jam saja selama 2018 ini. Itu pun belum tentu kita pakai karena peruntukannya untuk hal-hal yang sifatnya urgen," ujar Tim Transisi Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, Jayadi Nas.

Katanya, helikopter tersebut nantinya digunakan oleh Nurdin Abdullah untuk turun ke daerah bila terjadi bencana. Apalagi, akhir tahun biasanya terjadi musim hujan.

Loading...
Loading...