Rabu, 15 Agustus 2018 14:28 WITA

Biaya Sewa Helikopter Nurdin Abdullah Diusul Rp 2,75 Miliar

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mulyadi Abdillah
Biaya Sewa Helikopter Nurdin Abdullah Diusul Rp 2,75 Miliar
Nurdin Abdullah (kiri) saat membantu evakuasi warga transmigran di Enrekang dengan menggunakan helikopter saat beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Usulan biaya penyewaan helikopter untuk Gubernur Sulsel terpilih, Nurdin Abdullah kini sudah masuk dalam daftar anggaran rancangan APBD-P 2018. Nilainya mencapai Rp 2,75 Miliar. 

Usulan biaya sewa itu tidak menggunakan sistem harian, melainkan jam. Rencananya, penyewaan cuma 50 jam.

"Helikopter itu hanya untuk disewa, tidak ada pengadaan, Itu pun sewa hanya Rp 2,75 miliar untuk beberapa jam saja, sekitar 50 jam saja selama 2018 ini, Itu pun belum tentu kita pakai karena peruntukannya untuk hal-hal yang sifatnya urgen," ujar Tim Transisi Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, Jayadi Nas, pada Rabu (15/8/2018). 

Katanya, helikopter tersebut nantinya digunakan oleh Nurdin Abdullah untuk turun ke daerah bila terjadi bencana. Apalagi, akhir tahun biasanya terjadi musim hujan. 

"Bulan 10-12 biasanya musim hujan sehingga kemungkinan ada jalanan longsor jalanan tertimbun. Nah, pemerintah harus cepat hadir dalam kondisi seperti itu, karena ini pertimbangan kemanusiaan tapi ini sifatnya antisipatif," tuturnya. 

Jayadi Nas mengatakan, pihaknya tidak memasukan usulan untuk pengadaan helipad (landasan helikopter). Sebab, helikopter bisa mendarat dimana saja. Apalagi katanya, selama ini Nurdin Abdullah melakukan kampanye memakai helikopter selalu mendarat di lapangan. 

"Tidak ada helipadnya, karena helikopter itu dimana saja bisa turun, bisa di jalanan bisa di lapangan. Selama ini kita kampanye pakai helikopter tidak ada tonji helipadnya," urainya.

Bagaimana jenis helipkopter yang akan disewa?

"Tipenya tergantung kebutuhan berapa orang, apakah lima atau delapan orang. Yang penting intinya pemerintah cepat hadir," tutupnya.