Selasa, 14 Agustus 2018 23:30 WITA

Mengenal Djoko Santoso, Calon Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga

Editor: Fathul Khair Akmal
Mengenal Djoko Santoso, Calon Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga
Djoko Santoso (int)

RAKYATKU.COM - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Djoko Santoso ditunjuk Prabowo Subianto menjadi Ketua tim pemenangannya pada Pilpres 2019.

"Pak Prabowo sudah menunjuk, mungkin Pak Djoko," kata Edhy di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Selasa (14/8/2018).

Bagaimana respon Djoko?

"Ya namanya tentara, ya siaplah. Tidak ada yang tidak siap kalau untuk negara, ya," kata Djoko.

Djoko Santoso merupakan Jenderal TNI yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 8 September 1952. Ia adalah Panglima Tentara Nasional Indonesia sejak 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010.

Karier Djoko di militer dimulai dengan menjabat sebagai Komandan Peleton 1 Kompi Senapan A Yonif 121/Macan Kumbang. Ketika telah menjadi perwira tinggi ia memulai kariernya dengan menjabat Waassospol Kaster TNI (1998), Kasdam IV/Diponegoro (2000), Pangdivif 2/Kostrad (2001), dikutip dari Wikipedia.

Nama Djoko Santoso mulai berkibar setelah menjabat Panglima Kodam XVI/Pattimura dan Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan (Pangkoopslihkam) 2002-2003 yang berhasil gemilang meredam konflik di Maluku, diteruskan dengan jabatan berikutnya sebagai Panglima Kodam Jaya Maret 2003 – Oktober 2003.

Setelah itu karier seorang Djoko Santoso terus melejit hingga menjadi Wakil Kepala Staf TNI-AD (Wakasad) tahun 2003, Kepala Staf TNI-AD (Kasad) pada tahun 2005, dan akhirnya Panglima TNI pada tahun 2007-2010.

Djoko Santoso menyelesaikan sekolah menengah atasnya di SMA Negeri 1 Surakarta. Ia kemudian masuk Akademi militer dan lulus pada tahun 1975.Ia juga mengikuti Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (Sussarcabif) pada tahun 1976, Kursus Lanjutan Perwira Tempur (Suslapapur) tahun 1987, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) tahun 1990 dan Lemhannas tahun 2005. 
Selain itu, ia juga melanjutkan S1 (Sarjana Ilmu Politik) dan S2 (Manajemen Politik) di Universitas Terbuka, Jakarta.

Ia juga banyak malang melintang di berbagai organisasi. Diantaranya, Ketua Dewan Penasihat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ketua Dewan Pembina IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia), Ketua Dewan Penasehat Forum Sekretaris Desa Indonesia (Forsekdesi).

Djoko juga merupakan Ketua Dewan Penasehat Pandu Petani Indonesia (Patani), Federasi Pekerja Informal Indonesia Lembaga Insan Indonesia Sejahtera (LIIS). Pendiri, penasehat serta pembina Strategic Study Center, serta Ketua Dewan Pembina Gerakan Indonesia ASA (Adil, Sejahtera, Aman).