Selasa, 14 Agustus 2018 15:12 WITA

Kronologi Perkelahian Dua Regu Peserta Gerak Jalan Indah di Parepare

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
Kronologi Perkelahian Dua Regu Peserta Gerak Jalan Indah di Parepare
Salah seorang korban perkelahian dua regu peserta gerak jalan indah di Parepare.

RAKYATKU.COM,PAREPARE - Perkelahian antar dua kelompok peserta gerak jalan kategori umum disayangkan berbagai pihak. Betapa tidak, momen 17 Agustus sebagai ajang untuk menjalin persatuan dan kesatuan, justru ternodai dengan adanya insiden yang mencoreng peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI.

Sekretaris Suyuty Community, Hendra angkat bicara terkait insiden yang melibatkan anggotanya dengan barisan Crazy Reverse tersebut. Awalnya, kata dia, komandan barisan meminta izin setelah melihat barisan lain mendahului barisan nomor urut 16. 

"Komandan barisan kami sudah meminta izin. Buktinya ada barisan ibu-ibu yang lebih dahulu. Namun entah ada apa ketika sebagian barisan SYT mendahului, terjadilah pemukulan itu," katanya. 

Insiden terjadi saat kedua barisan ini beriringan di samping kantor Ajenrem, Jalan Andi Makkasau, Kota Parepare, Selasa (14/8/2018) sekira pukul 10.40 Wita. Sekadar diketahui, barisan nomor urut 16 Crazy Reveres dan SYT Community nomor urut 17. 

Hendra berharap, pihak kepolisian dalam hal ini bekerja sesuai dengan pelanggaran yang ada dan kejadian tersebut tidak terulang lagi. 

"Kami sebagai pihak korban tentunya aparat kepolisian bekerja sesuai koridor yang ada dan kejadian seperti tadi tidak terulang lagi karena momen kemerdekaan adalah momen kebersamaan, bukan momen perpecahan," harap dia.

Saat ini pihak kepolisian telah mengamankan beberapa orang yang terlibat dengan insiden memalukan tersebut. Mereka kini diamankan di Polsek KPN Kota Parepare guna dimintai keterangan.

Insiden ini juga menyebabkan seorang peserta harus menjalani perawatan di RS Sumantri akibat luka tusukan badik di bagian punggung kiri.