Selasa, 14 Agustus 2018 11:05 WITA

Lovely December Bakal Dihentikan, SYL: Tanya Orang Toraja

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Lovely December Bakal Dihentikan, SYL: Tanya Orang Toraja
Syahrul Yasin Limpo.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah rencananya akan menghentikan agenda wisata tahunan terbesar di Sulsel, event Lovely Desember yang digelar setiap bulan Desember. 

Event Lovely December yang masuk dalam kalender pariwisata nasional tahun ini, merupakan event yang digagas oleh mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Agus Arifin Nu'mang selama 10 tahun. 

Syahrul Yasin Limpo berharap dengan adanya event Lovely December tersebut, wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara dapat membanjiri Toraja. Sehingga Toraja bisa semakin dilirik oleh dunia sebagai daerah wisata seperti Bali. 

Perjuangan SYL membangun Lovely December tidak sia-sia, di akhir masa jabatannya tahun 2018, event Lovely Desember resmi masuk dalam kalender pariwisata nasional atau event nasional.

Namun, perjuangan SYL tersebut akan sia-sia, pasalnya Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah rencananya akan menghentikan Lovely December. 

Karena Lovely December telah masuk dalam event nasional, jika dihentikan maka akan merusak citra Sulsel di nasional dan Lovely Desember tidak akan bisa masuk lagi ke dalam kalender pariwisata nasional. Sebab sebuah event hanya bisa satu kali masuk kalender pariwisata nasional. 

Syahrul Yasin Limpo saat ditemui di kediamannya enggan mengomentari rencana Nurdin Abdullah tersebut. SYL lebih memilih diam dibandingkan berbicara tentang Lovely December. 

Menurutnya, saat ini dirinya fokus mengurus tugas di tingkat nasional, Lovely December hanya bagian terkecil yang bisa diselesaikan oleh Gubernur Sulsel. 

"Tanya orang Toraja lah, saya tidak mau jawab yang kayak begitu, sudah banyak sekali tugas ku di tingkat nasional jangan ko ajak ka turun lagi ke tingkat bawah. Justru saya ingin minta disuport mengurus yang lebih besar, jangan saya urus yang kecil-kecil begitu," tegas SYL.