Senin, 13 Agustus 2018 16:05 WITA

Unjuk Rasa Driver Taksi Online Berujung Ricuh, Beberapa Orang Diamankan Jatanras

Penulis: Himawan
Editor: Abu Asyraf
Unjuk Rasa Driver Taksi Online Berujung Ricuh, Beberapa Orang Diamankan Jatanras
Beberapa pengemudi taksi online diamankan polisi, Senin (13/8/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan pengemudi taksi online berujung ricuh. Polisi terpaksa membubarkan aksi ini sesaat sebelum pengunjuk rasa menyegel kantor Go-Jek di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Senin (13/8/2018).

Setidaknya ada beberapa pengunjuk rasa yang diamankan oleh polisi. Hal ini bermula ketika orator memerintahkan staf dan petinggi kantor Go-Jek Makassar untuk keluar dari kantor karena akan adanya penyegelan. 

Penyegelan dilakukan lantaran pihak petinggi Go-Jek tidak menuruti tuntutan para pengunjuk rasa. Polisi yang menganggap ilegal penyegelan ini langsung mengamankan beberapa orang. Aksi saling dorong pun sempat terjadi sebelum polisi benar-benar meredam massa aksi. 

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Ivan Wahyudi sebelumnya mengimbau kepada para pengunjuk rasa untuk tetap menjaga ketertiban selama melakukan aksi demonstrasi. Imbauan ini sempat dituruti sebelum bentrokan benar-benar terjadi. 

"Agar tidak berselisih paham, laksanakanlah dengan tertib. Bagaimana demo di depan itu sangat mengganggu rekan-rekan (pengemudi) lainnya. Itu macet sangat panjang di belakang, jadi minta tolong satu baris saja untuk parkir di jalan," kata Ivan. 

Loading...

Sementara itu, Manajer Go-Jek Makassar, Irto mengatakan tuntutan para peserta aksi sulit untuk dikabulkan. Ia mengatakan dengan berdemo, pihaknya sulit mencabut kebijakan yang menurut driver taksi online sangat memberatkan. 

"Mohon teman-teman bisa menunggu dulu. Kalau begini agak susah juga. Kalau teman-teman seperti ini, agak susah juga (menuruti tuntutan)," teriak Irto. 

Beberapa sopir dibawa tim Jatanras Polrestabes Makassar. 

Loading...
Loading...