Senin, 13 Agustus 2018 09:03 WITA

Mantan Jubir Gus Dur: Tes Kesehatan Capres-Cawapres Hanya Pemborosan Uang Negara

Editor: Abu Asyraf
Mantan Jubir Gus Dur: Tes Kesehatan Capres-Cawapres Hanya Pemborosan Uang Negara
Adhie M Massardi

RAKYATKU.COM - Mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie M Massardi menganggap tes kesehatan calon presiden dan calon wakil presiden hanya pemborosan uang negara.

Alasannya, hasil pemeriksaan kesehatan tersebut tak pernah diumumkan hasilnya kepada publik. Tak hanya di tingkat nasional, pemeriksaan kesehatan untuk calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah juga selalu dirahasiakan.

"Tidak bermanfaat bagi rakyat, kecuali hasilnya yang bersifat umum dipublikasikan sebagai bahan pertimbangan rakyat memilih pemimpin, yakni intelligence quotient (IQ) dan kesehatan fisik secara umum," kata Adhie, Senin (13/8/2018).

Di era Gus Dur, kata Adhie, ketika publik menyoal kesehatan presiden keempat itu, dia mengundang tim kesehatan dari Universitas Indonesia. "Hasil tes saya perbolehkan diumumkan. Gak masalah," katanya.

Pada bagian lain, Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean ingin ada pemeriksaan DNA dalam tes kesehatan calon presiden dan calon wakil presiden. 

Menurutnya tes tersebut berguna mengungkap potensi penyakit seseorang di masa datang. "Tes kesehatan mestinya memasukan tes DNA," kata Ferdinand, Minggu (12/8/2018).

Ferdinand menjelaskan bahwa DNA adalah singkatan dari deoxyribonucleic acid atau asam deoksiribonukleat. "DNA membentuk materi genetika yang terdapat di dalam tubuh tiap orang, yang diwarisi dari kedua orang tua," katanya.