Minggu, 12 Agustus 2018 16:13 WITA

Senin Disambut Rektor, 7.076 Maba Unhas Dilarang Naik Kendaraan Pribadi

Editor: Abu Asyraf
Senin Disambut Rektor, 7.076 Maba Unhas Dilarang Naik Kendaraan Pribadi
Rapat penyambutan mahasiswa baru Unhas yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof Dr drg Andi Arsunan Arsin M Kes, Minggu (12/8/2018).

RAKYATKU.COM - Universitas Hasanuddin menggelar penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019, Senin (13/8/2018). Sebanyak 7.076 mahasiswa baru dari 61 program studi dan 15 fakultas akan diterima secara resmi Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu.

Acara yang diberi nama Penerimaan dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (P2KBN) ini akan diawali pengukuhan sebagai mahasiswa Unhas. Setelah itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono dan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi tampil memberi inspirasi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof Dr drg Andi Arsunan Arsin M Kes mengatakan bahwa secara keseluruhan, Unhas siap menyambut mahasiswa baru 2018.  

"Kita telah mempersiapkan mulai dari kedatangan di kampus hingga kepulangan pada sore hari. Yang paling kita antisipasi adalah terjadinya kepadatan di sekitar acara," kata Prof Arsunan usai rapat finalisasi, Minggu (12/8/2018).

Dia mengimbau agar mahasiswa datang lebih awal ke kampus, mulai pukul 06.00 Wita atau paling lambat pukul 07.30 Wita. Mahasiswa baru juga diimbau tidak menggunakan kendaraan pribadi, melainkan angkutan umum.

Panitia menyiapkan shuttle bus yang akan menjamput mahasiswa di pintu 1 dan pintu 2. Bus tersebut akan membawa para mahasiswa baru ke GOR Unhas yang menjadi pusat kegiatan.

Sementara bagi mahasiswa yang diantar oleh keluarga atau teman, maka pengantar boleh masuk ke dalam kampus hingga depan gedung PKM untuk menurunkan mahasiswa baru yang bersangkutan.

"Namun diharapkan agar pengantar tidak tinggal lama. Hal ini untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan," kata Prof Arsunan.

Panitia juga telah menyiapkan sejumlah hal teknis, seperti lokasi salat, wudu, konsumsi, tim medis, dan pengamanan.  

Khusus untuk konsumsi, panitia meminta masukan dari ahli gizi untuk memastikan bahwa kandungan gizinya memenuhi syarat agar mahasiswa dapat tetap fit hingga sore hari.  

Untuk kesiapan medis, panitia telah berkoordinasi dengan Tim Bantuan Medis (TBM) dan juga menyiapkan ambulans sebanyak dua unit. "Tentu saja kita berharap ambulans ini tidak perlu digunakan. Namun tetap saja kita perlu mengantisipasi segala hal,” kata Prof Arsunan.

Pada sore hari setelah acara selesai, mahasiswa baru akan dimobilisasi ke kawasan pintu 1 dan pintu 2 secara bergelombang. Bagi mahasiswa baru yang akan dijemput orang tua atau keluarganya, maka para penjemput dapat menggunakan tiga titik parkir untuk menunggu, yaitu di kawasan parkir LPPM, lapangan eks Fakultas Teknik, serta di area parkir depan lapangan tenis, depan workshop Unhas.

“Kami menegaskan agar mahasiswa baru mengikuti arahan dari panitia pelaksana, serta dari pembinaan kemahasiswaan di fakultas masing-masing,” tutup Prof Arsunan sebagaimana dilaporkan Kepala Unit Humas dan Protokoler Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman.

Berita Terkait