Minggu, 12 Agustus 2018 15:45 WITA

Ada Aksi Tandingan, Peserta #2019GantiPresiden Nyaris Bentrok

Editor: Aswad Syam
Ada Aksi Tandingan, Peserta #2019GantiPresiden Nyaris Bentrok
Sekelompok orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Menolak Makar, menggelar aksi tandingan di sekitar lokasi deklarasi #2019GantiPresiden di Monumen Mandala, Minggu (12/8/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kericuhan nyaris terjadi antara peserta aksi deklarasi #2019GantiPresiden dengan sekolompok massa lain di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (12/8/2018).

Kericuhan bermula ketika peserta massa aksi presiden, ingin masuk ke pintu kanan Monumen Mandala. Di saat yang sama, di Jalan Jenderal Sudirman, sekelompok masyarakat yang menamakan dirinya Aliansi Masyarakat Menolak Makar, juga melakukan aksi menolak aksi deklarasi #2019GantiPresiden. 

Sebagian peserta aksi deklarasi #2019GantiPresiden pun terpancing. Mereka mendatangi aliansi masyarakat itu, dan sempat bersitegang. Beruntung, polisi sigap melerai dan menyuruh para peserta deklarasi ganti presiden, masuk ke Monumen Mandala. 

Sementara itu, Husni Mubarak (24), salah satu orator Aliansi Masyarakat Menolak Makar, menyayangkan pelaksanaan aksi deklarasi yang terjadi di Makassar ini. 

Menurutnya, aksi #2019GantiPresiden ini, justru bisa jadi pemicu konflik horizontal yang terjadi di Indonesia. Untuk itu, pihaknya menolak kedatangan Neno Warisman di Makassar. 

"Kami tidak ingin ada aksi seperti ini. Belum saatnya dilakukan, ini bisa jadi pemicu konflik horizontal di Makassar," tutur Mubarak. 

Aksi ini sendiri sempat diredam kepolisian. Pelaksanaan deklarasi #2019GantiPresiden pun berjalan dengan baik di Monumen Mandala.