Minggu, 12 Agustus 2018 14:02 WITA

Setelah Nego, Deklarasi #2019GantiPresiden Digelar di Dalam Monumen Mandala

Editor: Aswad Syam
Setelah Nego, Deklarasi #2019GantiPresiden Digelar di Dalam Monumen Mandala
Suasana deklarasi #2019GantiPresiden di Monumen Mandala yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Beberapa peserta aksi deklarasi #2019GantiPresiden, telah memadati depan Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, di Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Minggu (12/8/2018).

Dari pantauan Rakyatku.com, para peserta aksi sudah membanjiri jalan ini sekitar pukul 11.30 Wita. Setiap peserta membawa bendera kecil bertuliskan #2019GantiPresiden. Acara ini diinisiasi Forum Umat Islam Bersatu (FUIB). 

"Kami tegaskan sekali lagi, ini bukan acara partai politik. Saya tidak akan izinkan caleg atau tokoh politik untuk berorasi, karena ini murni acara umat Islam," kata salah seorang orator di depan Monumen Mandala. 

Acara ini sedianya tidak mendapat izin dari kepolisian setempat. Namun para peserta tetap melakukan aksi ini. Ratusan polisi pun kini berjaga untuk mengantisipasi kericuhan yang terjadi. 

Kuasa hukum FUIB, Faisal Silenang, sempat mengungkapkan kekecewaannya. Ia merasa, deklarasi yang tidak mendapat izin bentuk ketidakadilan. Apalagi, ia menjamin tidak ada unsur SARA yang akan dibawakan dalam aksi ini. 

Setelah bernegosiasi dengan aparat, para peserta deklarasi pun kini diizinkan melakukan aksi. Dengan catatan, aksi dilakukan di dalam Monumen Mandala. 

Kini para peserta mulai memasuki Monumen Mandala melalui pintu samping yang terletak di Jalan Amangappa, Makassar. 

"Masa cuma kegiatannya Jokowi yang diizinkan," kata salah seorang peserta aksi. 

Para peserta deklarasi ini sendiri datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Di antaranya, ada yang datang dari Kabupaten Jeneponto.