Jumat, 10 Agustus 2018 13:25 WITA

Ada Tanda Tangan Diduga Palsu, Alasan MK Tolak Gugatan Sumanga'na

Editor: Abu Asyraf
Ada Tanda Tangan Diduga Palsu, Alasan MK Tolak Gugatan Sumanga'na
Tanda tangan yang diduga dipalsukan.

RAKYATKU.COM - Ada beberapa alasan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan pasangan nomor urut 2, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga'NA), Kamis (9/8/2018).

Saat Rakyatku.com membuka salinan putusan MK terhadap Pilkada Bantaeng di situs resmi Mahkamah Konstitusi, ternyata ada satu alasan mencolok, yakni adanya tanda tangan pemohon yang dipalsukan.

Dalam sidang hakim konstitusi yaitu Anwar Usman selaku ketua merangkap anggota, Aswanto, I Dewa Gede Palguna, Wahiduddin Adams, Arief Hidayat, Manahan MP Sitompul, Maria Farida Indrati, Saldi Isra, dan Suhartoyo.

Di halaman 29 bersambung di halaman 30, tertulis dalam eksepsi, Feldy Taha dan kawan-kawan tidak memiliki kewenangan bertindak di depan pengadilan atau legitima persona standi in judicio.

"Dalam surat permohonannya disebutkan bahwa Andi Sugiarti Mangun Karim, dan Andi Mappatoba memberikan kuasa kepada saudara Feldy Taha dan kawan-kawan untuk mewakilinya dalam perkara ini. Adapun kuasa yang dimaksud tertuang dalam surat kuasa khusus tertanggal 3 Juli 2018," tertulis dalam salinan putusan MK.

Anehnya, terdapat foto tanda tangan surat kuasa pemohon Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba tertanggal 3 Juli 2018 dan foto tanda tangan persetujuan paslon pada desain surat suara pada bulan Mei 2018. Terlihat tanda tangan paslon tersebut sangat jauh berbeda.

"Adanya perbedaan mencolok pada tanda tangan ini, tentunya tidak dapat dipandang remeh. Oleh karena kewenangan bertindak (handelings bekwaamheid) dari Sdr. Feldy Taha dkk untuk mengatasnamakan Hj Andi Sugiarti Mangun Karim dan Andi Mappatoba di depan pengadilan bergantung penuh pada surat kuasa tersebut," lanjut MK.

Dengan kata lain, tertulis dalam salinan, bahwa jika tanda tangan pemberi kuasa pada surat kuasa tersebut bukan tanda tangan prinsipal Andi Sugiarti Mangun Karim dan Andi Mappatoba, maka surat kuasa tersebut tidak sah. 

Selain itu, alasan hakim menolak gugatan pemohon karena dianggap salah objek. Hakim menilai permohonan pemohon tidak tepat untuk disidangkan di MK.