Kamis, 09 Agustus 2018 16:42 WITA

Karena Selembar Surat Ini, Seluruh Bacaleg NasDem di Dapil 11 Gugur

Penulis: Rizal
Editor: Aswad Syam
Karena Selembar Surat Ini, Seluruh Bacaleg NasDem di Dapil 11 Gugur
Sekretaris DPW Partai NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan, menggugurkan seluruh bakal calon legislatif (Bacaleg) Partai NasDem untuk tingkat DPRD Provinsi di Daerah Pemilihan (Dapil) 11 Sulsel.

Alasannya, karena ada satu Bacaleg perempuan atas nama Musda Mulia yang dinyatakan berkasnya Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Sehingga, kuota perempuan tidak mencukupi 30 persen sesuai dengan Peraturan KPU.

Lalu seperti apa berkas yang kurang tersebut, sehingga berkas Bacalegnya dinyatakan TMS?

Menurut Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, berkas Musda Mulia dinyatakan tidak memenuhi syarat hanya karena persoalan satu lembar surat saja.

"Jadi yang di Dapil 11 itu atas nama Musda Mulia, semua berkasnya lengkap. Yang dibutuhkan pada saat pengajuan berkas itu adalah surat keterangan dari pengadilan, bahwa terdaftar sebagai pemilih dan surat keterangan dari pengadilan bahwa tidak terpidana. Oleh LO (Liaison Officer) kami, kedua surat itu dua-duanya ada. Karena salah satunya sudah dimasukkan, maka dianggap itu sudah ada. Karena dilihat sudah ada salah satunya, maka diambillah satu dan disimpan," jelas Syahar saat dikonfirmasi Rakyatku.com, Kamis (9/8/2018).

Loading...

Namun, pada saat verifikasi oleh KPU Sulsel, menurut Syahar, KPU menyatakan bahwa surat yang disimpan tersebut itulah yang harus dimasukkan sebagai kelengkapan berkas.

"Tapi pada saat verifikasi oleh KPU ternyata KPU menyatakan, bahwa bukan surat ini dibutuhkan tapi surat itu (yang disimpan). Pada saat diverifikasi oleh KPU bahwa ini tidak ada, maka dijawab oleh LO kami bahwa itu ada cuma dianggap salah satunya sudah mewakili. Tapi pada saat diminta langsung ada, tapi sudah terlambat. Jadi, hanya persoalan kurang satu lembar surat. Tapi surat yang satunya itu ada. Maka oleh KPU digugurkan atau di-TMS-kan," rincinya.

Di-TMS-kannya satu Bacaleg perempuan tersebut, berdampak pada Bacaleg lainnya di Dapil 11. Sebab, kuota perempuan secara otomatis berkurang sehingga tidak mencapai 30 persen.

"Dalam PKPU kan kalau tidak memenuhi syarat kuota perempuan, berarti seluruh Bacaleg di satu Dapil itu gugur," pungkas Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut.

Loading...
Loading...