Jumat, 10 Agustus 2018 06:00 WITA

Sudah Dipenjara, Mantan Wapres Argentina Dilarang Jadi Pejabat Publik Seumur Hidup

Editor: Nur Hidayat Said
Sudah Dipenjara, Mantan Wapres Argentina Dilarang Jadi Pejabat Publik Seumur Hidup
Mantan Wakil Presiden Argentina, Amado Boudou, (kanan). (Foto: AFP)

RAKYATKU.COM, BUENOS AIRES - Mantan Wakil Presiden Argentina, Amado Boudou, harus masuk bui. Sebelumnya dia menjabat sebagai Menteri Keuangan dan mencetak uang untuk kantong sendiri.

Pengadilan di Buenos Aires menjatuhi hukuman penjara lima tahun sepuluh bulan kepada Amado Boudou dengan dakwaan melakukan korupsi dan mengambil keuntungan dari jabatan. Selain itu, dia dilarang menjadi pejabat publik seumur hidup.

Politikus dan pengusaha berusia 55 tahun itu pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Cristina Fernandez de Kirchner. Pada 2010 lalu, ketika itu dalam jabatan sebagai Menteri Ekonomi Keuangan, dia menjual perusahaan pencetak uang nasional Ciccone Calgografica secara ilegal kepada teman-teman bisnisnya. Demikian pernyataan pengadilan dikutip DW.

Selain itu, Boudou juga menekan Bank Sentral Argentina untuk menyelamatkan perusahaan itu dari kebangkrutan. Sebagai imbalan, dia menerima saham perusahaan.

loading...

Setelah itu, perusahaan tersebut mendapat order untuk mencetak uang kertas baru. Ciccone Calgografica memiliki monopoli mencetak uang dan dokumen-dokumen resmi. Belakangan perusahaan itu berganti nama menjadi Compania de Valores Sudamericana dan menjadi perusahaan negara.

Boudou menjabat sebagai Menteri Ekonomi dari 2009 sampai 2010 kemudian menjadi Wakil Presiden Cristina Fernandez de Kirchner. Mantan Presiden Argentina itu juga menghadapi beberapa gugatan korupsi.

Boudou sebelumnya selalu menyatakan dirinya tidak bersalah. Kasus itu menyeret lima pengusaha lain yang juga divonis penjara, antara lain bekas direktur Ciccone Calografica, Nicolas Ciccone. Dia dijatuhi hukuman penjara 4 tahun enam bulan.

Loading...
Loading...