Kamis, 09 Agustus 2018 10:47 WITA

Move On dari Pilgub, Golkar Sulsel Kini Fokus Pileg dan Pilpres

Penulis: Fathul Khair
Editor: Aswad Syam
Move On dari Pilgub, Golkar Sulsel Kini Fokus Pileg dan Pilpres
Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syamsu Rizal (tengah) didampingi Sekretaris Panitia workshop caleg Golkar, Nasruddin Upel (kanan), saat ditemui di salah satu warkop di jalan Topaz, Kamis (9/8/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Partai Golkar Sulsel sudah melupakan kenangan hasil kurang maksimal pada Pilgub Sulsel 2018 belum lama ini. Kini, partai berlambang beringin itu, fokus memenangkan Pileg dan Pilpres 2019.

"Jadi sekarang ini sukses partai di Pilpres dan Pileg 2019. Memastikan bahwa Partai Golkar sudah melupakan Pilgub Sulsel 2018, dan move on target pemenangan Pilpres dan Pileg," kata Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syamsu Rizal saat ditemui di salah satu warkop di jalan Topaz, Kamis (9/8/2018).

Karena sekarang fokus di Pilpres dan Pileg, Partai Golkar Sulsel akan mengumpulkan 915 bacalegnya di tingkat DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota se-Sulsel. Mereka akan dikumpulkan pada workshop dan pembekalan fungsionaris Partai Golkar, pada 12 Agustus 2018.

"Di workshop ini akan dihadiri fungsionaris DPP Golkar. Intinya memastikan Partai Golkar siap memenangkan Pilpres dan Pileg," tambah Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal.

Pengurus DPP Golkar yang akan hadir sebagai pemateri, di antaranya Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto, Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, anggota DPR Fraksi Golkar, Malchias Marcus Mekeng dan Syamsul Bachri, serta eks Sekjen Golkar Idrus Marham.

Loading...

"Sulsel ini menjadi DPD pertama yang melakukan workshop dan pembekalan pemenangan Pileg dan Pilpres 2019. Ini sifatnya wajib untuk dihadiri seluruh caleg," tambah Deng Ical yang didampingi Sekretaris Panitia, Nasruddin Upel.

Deng Ical menambahkan, setelah workhosp ini, akan dilakukan kegiatan serupa di 11 dapil di Sulsel. Workshop itu, akan dilakukan pembekalan lebih teknis lagi.

"Dan yang tidak hadir pasti akan mendapat teguran. Jadi harus hadir, hampir tidak ada alasan tidak datang, kecuali alasan yang memang fundamental," pungkasnya.

Loading...
Loading...