Selasa, 07 Agustus 2018 15:42 WITA

Saharuddin Said Ungkap Alasan Tinggalkan Partai Golkar Makassar

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Mulyadi Abdillah
Saharuddin Said Ungkap Alasan Tinggalkan Partai Golkar Makassar
Saharuddin Said

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Anggota DPRD Makassar Fraksi Golkar, Saharuddin Said akhirnya blak-blakan soal dirinya memilih PAN untuk berlaga pada Pileg 2019 mendatang.

Anggota Komisi B tersebut mengaku, selama satu tahun belakangan, tak pernah ditempatkan oleh Fraksi Golkar untuk menduduki jabatan pada alatan kelengkapan dewan (AKD), seperti badan legislatif, badan musyawarah,  kecuali berada di komisi.

"Bukan tidak mau lagi di Golkar, tapi Golkar yang tidak lagi mengakomodir saya," tegas Saharuddin, saat dikonfirmasi via sambungan telepon, pada Selasa (7/8/2018).

Ia pun begitu cukup kecewa dengan kepemimpinan Ketua Golkar Makassar yang juga Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta. Pasalnya, Farouk mencoret namanya dari daftar bacaleg Golkar.

Bahkan, Saharuddin memberi pernyataan menohok kepada Farouk yang dinilainya begitu semena-mena dalam mengelola partai.

"Golkar ini adalah partai politik, bukan perusahaan. Jangan seenak hati saja melakukan hal untuk kepentingan pribadi," ketusnya.

Loading...

"Sampai saat ini saya masih heran, apa yang pernah saya perbuat sehingga Golkar bersikap seperti ini ke saya? Selama ini saya tidak pernah berteriak karena saya tidak ingin mempermalukan partai saya," keluhnya.

Kendati demikian, Saharuddin tetap berterima kasih kepada Golkar yang telah memberinya ruang untuk berbuat kepada masyarakat luas, lewat jalur partai serta perwakilan di DPRD Makassar. 

"Mengabdi itu bukan hanya di bawah pohon beringin, tapi mengabdi juga bisa di bawah matahari. Karena Golkar sudah tidak rindang lagi, tapi di bawah cahaya matahari bersama partai terdepan Insya Allah akan bercahaya selalu," tutup Said.

Ditanya perihal keikutsertaannya di PAN pada Pileg 2019 mendatang, ia masih belum mau mengungkapkan. "Nanti kita lihat saja pada saat penetapan DCT di KPU bulan depan," pungkas Saharuddin. 

Loading...
Loading...