Senin, 30 Juli 2018 20:13 WITA

Dicecar Soal KTM oleh Mahasiswa, Wadir III Politani Pangkep Mundur

Penulis: Saiful Mujib
Editor: Aswad Syam
Dicecar Soal KTM oleh Mahasiswa, Wadir III Politani Pangkep Mundur
Aksi demonstrasi mahasiswa Politani Pangkep, yang berujung pada pengunduran diri Wadir III, Sulkifli.

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Wakil Direktur Polteknik Negeri Pertanian Pangkep, Sulkifli, mundur dari jabatannya. Hal tersebut disampaikannya di depan ratusan mahasiswa Politani yang menggelar unjuk rasa di kampus mereka, di Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Senin (30/7/2018).

Saat dikonfirmasi, Sulkifli mengaku, hal tersebut dilakukannya semata sebagai jalan, agar institusi Politani Pangkep lebih baik, di samping karena risiko jabatan.

"Saya kira dengan adanya permasalahan ini, kalau kami sudah mencoba perbaiki dan mereka tidak puas, risiko jabatan. Saya kira untuk perbaikan institusi, hal ini jauh lebih bagus," ujar Sulkifli di hadapan awak media.

Sulkifli menyebut, pengadaan KTM tersebut sebenarnya upaya kampus agar sistem pembayaran tidak lagi dilakukan online. Ia pun menyangkal tuduhan mahasiswa yang menuduhnya menyalahgunakam anggaran KTM.

Loading...

Dalam tuntutannya siang tadi, ratusan mahasiswa Politani mempersoalkan uang Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang diduga tidak tepat sasaran. Mereka juga mempersoalkan KTM dan buku tabungan yang semestinya berisi saldo, namun di lapangan banyak KTM yang telah diserahkan ke mahasiswa, dan banyak yang tidak bersaldo.

"Pengelolaan KTM dimulai angkatan 2013 sampai 2017. Ini terjadi sangat massif. Seharusnya mahasiswa mendapatkan KTM, buku tabungan dan ada saldonya. Ada mahasiswa yang tidak memiliki sama sekali KTM. Ada yang memiliki KTM beserta perangkatnya, tapi tidak memiliki saldo awal, ketiga ada yang cuma KTM saja ada yang buku tabungan saja," ujar jenderal lapangan Aksi, Ahmad Amiruddin.

Ahmad menambahkan, pihak kampus menyalahkan BRI, sementara pihak BRI menyalahkan pengelola. Sedangkan setiap mahasiswa telah menyetorkan anggaran antara Rp105 ribu hingga Rp120 ribu.

Loading...
Loading...