Senin, 30 Juli 2018 04:00 WITA

Modus Kawin Kontrak, Pria Ini Jual Para Korbannya ke China

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Modus Kawin Kontrak, Pria Ini Jual Para Korbannya ke China
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Seorang pria inisial TDD alias M selaku broker yang merekrut wanita dalam kasus perdagangan orang atau human Trafficking di Polda Jawa Barat, dikenal lihai dalam melobi para korbannya. 

Sejak berkenalan dengan dua orang asal China melalui media sosial, kehidupan TDD berubah seketika. Dalam rentang Januari 2018 hingga Mei 2018, M melakukan pencarian wanita yang mau menjadi tenaga kerja wanita sebagai pekerja seni di China.

"M ini sangat lihai melobi calon korban, bahkan M ini langsung menemui orang tua korban dan membawa kompensasi uang bagi keluarga pekerja tersebut," kata Direskrimum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana.

Menurut Umar, dengan profesi baru tersebut, M mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan. "M ini dapat keuntungan sampai Rp 5 Juta per kepala, sehingga M meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai pegawai swasta," beber Umar.

Penyidik Polda Jawa Barat menurut Umar, pihaknya terus menggali peran M. Termasuk menelusuri transaksi uang yang masuk ke rekening M.

"Kami sita buku rekening beserta ATM-nya, dan ini untuk membuktikan bahwa M mendapat uang dari dua tersangka asal China dan uang dari para calon korban," jelasnya.

Namun Umar mengaku tidak mendalami pekerjaan M sebelum menjadi broker para korban. "M bekerja di perusahaan swasta, penyidik tidak mendalami pekerjaannya apa, namun mendalami peran dari M dalam kasus penjualan wanita ke China," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, perdagangan orang atau human trafficking diungkap Polda Jawa Barat. Belasan perempuan yang menjadi korban diketahui berasal dari Kabupaten Purwakarta, Kota Sukabumi, Tangerang, dan Kabupaten Bandung.

Menurut pihak kepolisian, pelaku menggunakan modus kawin kontrak kepada para korbannya. Modus tersebut diyakini polisi sebagai modus baru dalam perdagangan manusia yang dibawa ke China.

Kasus itu terungkap karena salah seorang korban berhasil melarikan diri dari lokasi penampungan di sebuah apartemen di Jakarta.

Loading...