Minggu, 29 Juli 2018 02:00 WITA

Pasca Pleno, KPU Sulsel Akan Ambil Alih Tugas KPU Palopo

Penulis: Rizal
Editor: Adil Patawai Anar
Pasca Pleno, KPU Sulsel Akan Ambil Alih Tugas KPU Palopo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan akan mengeksekusi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada lima komisioner KPU Palopo paling lambat 1 Agustus mendatang.

Komisioner Divisi Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi serta Hubungan Antar Lembaga KPU Sulsel, Uslimin mengaku jika rapat pleno eksekusi putusan tersebut telah dilakukan oleh KPU Sulsel, maka otomatis jabatan komisioner KPU Palopo kosong.

"Kalau sudah rapat pleno dan ada keputusan, maka kami akan menunjuk siapa yang akan menjadi leader disana. Jadi selama masa kekosongan, seluruh tahapan yang sementara jalan akan diambil alih oleh KPU Provinsi," tuturnya saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Sabtu (28/7/2018).

Menurut Uslimin, kemungkinan besar yang akan dikirim ke KPU Palopo adalah komisioner koordinator wilayah kabupaten/kota bersangkutan.

"Akan ada yang dikirim kesana, biasanya itu koordinator wilayah. Di KPU Sulsel ini kan selain dibagi per divisi ada juga namanya koordinator wilayah. Setiap komisioner membawahi empat kabupaten/kota. Luwu Raya atau Palopo itu Pak Asram Jaya. Mungkin dia nanti, tapi tergantung hasil pleno. Kita akan pleno paling lambat Rabu ini (1/8/2018)," ungkapnya.

Loading...

Uslimin juga menjelaskan bahwa amar putusan DKPP RI terkait pemberhentian lima komisioner KPU Palopo memang belum sampai secara langsung di KPU Provinsi. Hanya saja, amar putusan yang sudah ter-upload di website DKPP RI sudah cukup menjadi landasan bagi KPU Sulsel.

"Surat amar putusan itu kan yang di website sudah mewakili. Jadi tidak harus melalui surat langsung," pungkasnya.

Sekadar diketahui, lima komisioner KPU Palopo yang diberhentikan tersebut masing-masing Haedar Djidar, Syamsu Alam, Faisal, Faisal Mustafa, dan Muhammad Amran. Sedianya, kelimanya baru akan mengakhiri jabatannya pada 24 September 2018 mendatang. Dengan demikian, KPU Palopo akan mengalami kekosongan pimpinan selama kurang lebih 2 bulan lamanya. Sebab, saat ini pengganti komisioner untuk KPU Palopo juga masih dalam tahap seleksi.

Loading...
Loading...