Jumat, 27 Juli 2018 16:47 WITA

Janda Sebatangkara di Rumah Reyot

Penulis: Zul Lallo
Editor: Aswad Syam
Janda Sebatangkara di Rumah Reyot
Rumah yang ditempati Nani (70), sudah miring.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Rumah itu sudah miring ke kanan. Tidak besar, ukurannya mungkin 2x3 meter. Atapnya seng, dindingnya anyaman bambu yang sudah lapuk.

Di situlah Nani (70), menghabiskan hidupnya. Rumah itu terletak di Kampung Kassi Kassi, Desa Baltar, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Salah seorang warga setempat, Bahtiar Juju mengatakan, Nani sudah lama hidup sebatangkara, sejak ditinggal mati suaminya, Jumasing, sekitar sepuluh tahun lalu. Ia juga mengalami kebutaan dan tinggal di rumah tidak layak huni.

Untuk kebutuhan sehari-harinya, hanya dapat berharap bantuan dari uluran tangan para tetangganya. Kondisi yang dialaminya itu sangat memprihatinkan.  

"Kondisi ekonomi dan lainnya sangat memprihatinkan, tinggal sebatang kara di rumah tidak layak huni, buta lagi. Ibu ini sudah lama menjanda sejak ditinggal mati suaminya, kurang lebih 10 tahun lamanya, untuk makan hanya dari bantuan para tetangganya," jelas Bahtiar.

Loading...

Bahtiar menambahkan, warga miskin ini berharap bantuan dari para donatur, melalui Tagana Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), membangun pergerakan agar seluruh elemen masyarakat dapat membantu atau berpartisipasi seikhlasnya. 

"Apa yang saya lakukan saya hanya peduli tanpa melihat itu siapa, pergerakan kami mencari donatur yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Bukan saja TKSK, tapi semua elemen kami ajak untuk peduli sesama, bukan seberapa banyak kami harapkan tapi keikhlasan," kata Bahtiar. 

Untuk sementara, dana bantuan dari para donatur sudah terkumpul kurang lebih Rp3,5 juta, dan masih membutuhkan untuk biaya perbaikan rumah warga setempat itu. 

Loading...
Loading...