Selasa, 24 Juli 2018 16:52 WITA

Bagaimana Nasib CPI di Bawah Pemerintahan NA-ASS? Sumarsono: Tak Usah Curiga

Editor: Nur Hidayat Said
Bagaimana Nasib CPI di Bawah Pemerintahan NA-ASS? Sumarsono: Tak Usah Curiga

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sejumlah megaproyek strategis tidak rampung hingga Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel dua periode. 

Sebut saja Stadion Barombong yang dirancang menjadi salah satu stadion termegah di Sulsel dengan standar internasional. Ada juga Masjid 99 kubah yang berdiri di atas tanah reklamasi yang saat ini masih membutuhkan anggaran kurang lebih Rp60 miliar.

Namun, proyek yang digarap oleh Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang paling menyita perhatian dan sampai saat masih berpolemik di tengah masyarakat yaitu pembangunan kawasan Center Point of Indonesia (CPI). 

Menanggapi hal tersebut, Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, menjamin semua program atau proyek-proyek yang ditinggalkan oleh Gubernur Sulsel lama tetap akan dilanjutkan oleh Gubernur Sulsel yang baru.

"Proyek itu tidak jalan kalau gubernurnya tidak dijembatani, tapi kalau Penjabat Gubernur Sulsel yang notabenenya Dirjen Otoda Kemendagri menjembatani serta kita kawinkan pendapat atau masukan maka semua akan ketemu setelah itu tidak akan ada program lama telantar karena kehadiran gubernur baru," ujar Soni Sumarsono, Selasa (24/7/2018).

Menurut Sumarsono, calon gubernur Sulsel Nurdin Abdullah peraih suara terbanyak merupakan seorang profesor yang tahu mana proyek yang harus dilanjutkan dan yang tidak diperlukan masyarakat. 

"Gubernur baru itu seorang profesor pikirannya luas dan tahu bagaimana harus melanjutkan dan mana yang tidak diperlukan. Mereka sangat tahu sekali tidak usah dicurigai dulu," tuturnya. 

"Tapi tidak pernah seorang gubernur baru tidak melanjutkan program atau proyek yang sudah menelan miliaran rupiah yang dibutuhkan oleh masyarakat," tutupnya.