Senin, 23 Juli 2018 16:03 WITA

Puteri Bantaeng ini Raih Predikat Terbaik di Pelatihan Paralegal Perlindungan Perempuan

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Puteri Bantaeng ini Raih Predikat Terbaik di Pelatihan Paralegal Perlindungan Perempuan

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Utusan Kabupaten Bantaeng, Rusdawati berhasil meraih predikat terbaik dalam Pelatihan Paralegal Perlindungan Perempuan di Celebes Hotel Makassar.

Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 18-21 Juli 2018 ini, diikuti oleh 48 peserta yang berasal dari 24 kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan. Untuk mengikuti kegiatan tersebut, Pemkab Bantaeng mengutus Rusdawati dan Ismayanti Saleh.

Rusdawati termasuk salah seorang paralegal di Sulsel dengan segudang prestasi yang telah ditorehkan. Keaktifan dan kepeduliannya bergelut melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Bantaeng telah menunjukkan hasil signifikan. 

Perempuan, pada khususnya yang jadi korban kekerasan, mendapat layanan maksimal mulai dari pencatatan kasus, pendampingan, penjangkauan hingga penyelesaian kasus di pengadilan. Bahkan, peran aktifnya mengawal korban dan pelaku kekerasan baik perempuan maupun anak dapat kembali dalam kehidupan yang normal.

Berkat prestasinya itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan PPPA Provinsi SulSel, Sarlin Nur menyerahkan langsung bingkisan kepada Rusdawati.

Pelatihan yang dibuka secara resmi Plt Kepala Dinas PPPA SulSel, Askari ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan atau organisasi masyarakat menjadi paralegal perlindungan perempuan. Menurutnya, peran dari paralegal sebagai pendamping dalam kasus. Terutama terhadap upaya hukumnya atau proses mencari keadilan, baik dia sebagai pelaku maupun sebagai korban dari suatu kasus.

Sementara itu, Rusdawati mengaku senang atas predikat terbaiknya. Tetapi ia menegaskan bahwa apa yang diraih ini bukanlah tujuan utama.

"Tentu senang, tapi ini bukanlah tujuan kami melakukan aksi di daerah yang kerap dianggap kecil. Bantaeng dan daerah lain sama saja kondisinya, dibutuhkan peran aktif semua komponen bukan saja paralegal. Karena sesungguhnya yang terjadi di Bantaeng kami terbantu berkat kerja sama yang baik dengan semua jejaring yang ada," jelasnya, Senin (23/7/2018).

Ia menambahkan, pasca mengikuti pelatihan di tingkat Provinsi Sulsel, ia berharap dapat ditindaklanjuti dengan adanya pelatihan pada masing-masing Kabupaten/Kota. 

"Berlanjut pada tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan. Sehingga di masa mendatang kita harapkan jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak terus menurun," harapnya.