Senin, 23 Juli 2018 03:30 WITA

Jokowi Didesak Copot Menkumham Terkait OTT Sukamiskin, Istana Bilang Begini

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Jokowi Didesak Copot Menkumham Terkait OTT Sukamiskin, Istana Bilang Begini
Menkumham Yasonna Laoly.

RAKYATKU.COM - Presiden Joko Widodo didesak mencopot Menkumham, Yasonna Laoly setelah KPK membongkar 'jeroan' Lapas Sukamiskin lewat OTT.

Desakan itu datang dari peneliti ICW Emerson Yuntho. Menurutnya, bobroknya pengawasan di lapas-lapas bisa menggerus elektabilitas Jokowi.

"Sebaiknya Jokowi mengganti Pak Yasonna karena memang, jadi justru performance-nya Jokowi menurun akibat tidak diurus dengan baik. Kan ada isu, soal penjara, kedua revisi undang-undang KUHP," ujar Emerson.

Econ, sapaan karibnya, juga mempertanyakan komitmen antikorupsi Yasonna dan jajarannya. Apalagi, dengan penetapan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen sebagai tersangka dalam kasus jual-beli fasilitas dan pemberian izin menunjukkan praktik korupsi juga terjadi di Lapas.

"Jadi komitmen antikorupsinya Pak Yasonna patut diragukan untuk menyelesaikan problem itu terhadap KPK, upaya bersih-bersih lapas dari praktik korupsi itu kan nggak terjadi," jelasnya.

Lalu, apa jawaban pihak Istana?

"Sebagai sebuah saran dan masukan tentu baik sebagai bentuk kepedulian ICW," ujar juru bicara Presiden, Johan Budi dilansir Detikcom, Senin (23/7/2018).

Hal yang disoroti ICW adalah lemahnya pengawasan Yasonna terhadap lapas-lapas. Menurut Johan, Jokowi memiliki pertimbangan tersendiri untuk mengevaluasi kinerja menteri-menterinya.

"Namun Presiden tentu punya mekanisme evaluasi dan ukuran sendiri terhadap kinerja para menteri-nya," terang Johan.