Sabtu, 21 Juli 2018 16:40 WITA

Insentif Tenaga Medis Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Nurdin Abdullah

Editor: Abu Asyraf
Insentif Tenaga Medis Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Nurdin Abdullah
Tenaga medis RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng.

RAKYARKU.COM,BANTAENG - Selepas berolahraga pagi, Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah menghadiri rapat bersama Direktur RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr Sultan dan segenap tenaga medis rumah sakit, Sabtu (21/7/2018).

Rapat tersebut menyikapi insentif tenaga medis yang dikabarkan sampai saat ini belum dibayarkan. 

Insentif Tenaga Medis Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Nurdin Abdullah

Pada kesempatan tersebut, bupati Bantaeng dua periode ini meyakinkan bahwa sebenarnya tidak ada masalah sama sekali, yang terjadi hanyalah miss komunikasi. 

"Sebenarnya ada yang tidak konek antara RSUD dengan pemda yang bermula dari usulan RSUD yang ingin menjadi BLU (Badan Layanan Umum)," jelasnya.

Lanjutnya, bahwa pemerintah daerah menganggap BLU adalah kemandirian. Seandainya RSUD secara kontinu memberi laporan keuangan kepada pemda pasti tidak akan ada masalah. 

Olehnya itu, gubernur terpilih Sulawesi Selatan ini mengimbau kepada seluruh pihak untuk mengedepankan transparansi pengelolaan keuangan. Guna mengetahui apakah dengan status BLU, RSUD sudah mandiri 100 persen ataukah masih harus dibantu pada sektor-sektor tertentu.

Insentif Tenaga Medis Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Nurdin Abdullah

"Saya selalu mengatakan, bayarlah orang sebelum keringatnya kering. Para dokter tidak usah khawatir, cukup melayani masyarakat dengan baik, urusan hak itu biar kami yang menyelesaikan," pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Bantaeng, Andi Nurhayati mengharapkan agar pihak RSUD Anwar Makkatutu melakukan perbaikan administrasi, serta tidak membeda-bedakan pelayanan kepada seluruh pasien.

Turut hadir di antaranya Sekretaris Daerah Bantaeng, Abdul Wahab, Kepala BPKD Bantaeng, Muhammad Rasyid, Kepala Satpol PP Bantaeng Abdullah, dan Sekretaris BPKD Bantaeng, Junaedi B.