Jumat, 20 Juli 2018 16:09 WITA

Tiga Partai di Pinrang "Miskin" Bacaleg

Editor: Mulyadi Abdillah
Tiga Partai di Pinrang
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, PINRANG - Dari 16 parpol peserta Pemilu 2019, ada sejumlah parpol diantaranya yang "miskin" bakal calon anggota legislatif (bacaleg). 

Di Kabupaten Pinrang, ada tiga partai yang cuma menyetor bacaleg tak mencukupi keseluruhan daerah pemilihan (dapil). 

"Ada tiga partai (minim bacaleg), yakni PKPI, Garuda dan PSI," kata Ketua KPU Pinrang, Mansyur Hendrik via selulernya, pada Jumat (20/07/2018).

Partai Garuda cuma mendaftarkan 1 dapil dari 6 dapil di Kabupaten Pinrang. Partai pendatang baru itu cuma menyetor bacaleg untuk dapil 6 yang mencakup Kecamatan Paleteang Patampanua. Dapil selebihnya kosong.

Partai baru lainnya, PSI cuma mendaftar bacaleg di empat Dapil. Yakni dapil 1 (Kecamatan Wattang Sawitto), dapil 2 (Mattirobulu-Suppa), dapil 3 (Lanrisang-Mattiro Sompe) dan dapil 6 (Paleteang-Patampanua).

Begitupun dengan PKPI yang menyetor bacaleg untuk 5 dapil. Dapil 6 dinyatakan kosong.

Kondisi ini juga dialami PKB Bantaeng. Alasannya lumayan kompleks.

"Tahapan yang terkesan mendadak dan cukup sempit, berbeda dengan tahapan rekrutmen Pileg 2015 yang lalu. Di sisi lain, perubahan model administrasi pengajuan yang juga berbeda. Jika pada tahun 2015 lalu para bacaleg hanya cukup menyediakan dokumen-dokumen pendukung bacaleg dengan hardcopy-nya saja, namun kali ini aplikasi baru yang ditetapkan KPU yakni aplikasi SILON berbasis web internet cukup mempersulit partai-partai dalam mengaplikasikannya," jelas Sekretaris PKB Bantaeng, Muhammad Shabran, pada Rabu (18/7/2018).

Ia pun juga menuturkan, proses Pilkada 2018 cukup menyita perhatian parpol, sehingga tidak terlalu fokus dalam ke penjaringan bacaleg.

"Selain itu, para bacaleg terkesan telat menentukan sikap politiknya apakah maju atau tidak, kebanyakan mikir dan mempertimbangkan mereka. Jadinya telat ngurus dokumen pendukung akhirnya gagak masuk bursa caleg," akunya sambil ketawa.

Salah satu bacaleg PKB Bantaeng ini mengakui, bahwa hal-hal tersebut pun pasti turut dirasakan oleh parpol lainnya.