Jumat, 20 Juli 2018 11:39 WITA

Hampir Setahun, Berkas OTT ULP Parepare Bolak-Balik dari Polisi ke Jaksa

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Hampir Setahun, Berkas OTT ULP Parepare Bolak-Balik dari Polisi ke Jaksa
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Sudah hampir setahun kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di tubuh Pokja ULP Bagian Pembangunan Setdako Parepare belum menemui titik terang. 

Kasus ini mandek dan berkasanya telah beberapa kali bolak-balik dari pihak kepolisian ke Kejaksaan Negeri Parepare. Salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pun menyoroti kasus tersebut.

Koordinator Indonesia Timur Coruption Watch (ITCW), Jasmir L Lainting meminta agar Polres maupun Kejari Parepare transparan dalam proses kasua OTT ULP Parepare.

"Dengan kondisi sekarang. Sudah hampir satu tahun tetapi kasusnya jalan di tempat banyak orang bertanya-tanya ada apa. Sementara kasus ini OTT yang dari awal sudah jelas pelaku dan barang buktinya. Saya rasa harus ada penjelasan mengenai kasus ini," ungkap Jasmir.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Herly Purnama mengungkapkan, jika kasus tersebut masih dalam proses pengembangan. "Berkasnya masih di Polres setelah dikembalikan beberapa waktu lalu," ungkap Herly.

Saat ditanya mengenai apa saja kekurangan dari kasus tersebut sehingga tak kunjung dinyatakan lengkap oleh Kejari Parepare dalam hal ini Jaksa Penuntut Umum (JPU), Herly seakan melempar bola.

"Silahkan tanyakan langsung ke JPU karena kalau dari penyidik sudah lengkap, kita ada 4 kasus yang selalu bolak-balik dari sana," bebernya.

Terpisah, Kasi Pidum Kejari Parepare, Faidzah yang coba dikonfirmasi belum bisa dimintai keterangan.

Dalam kasus ini, lima orang eks Pokja ULP Parepare berstatus tersangka yakni Mustadirham, Zulkarnaen, Dede Alamsyah, Bahman dan Muh Idris.