Kamis, 19 Juli 2018 15:07 WITA

Pengangguran di Sulsel Meningkat, Sumarsono: Jangan Sampaikan Data Salah

Penulis: Azwar Basir
Editor: Nur Hidayat Said
Pengangguran di Sulsel Meningkat, Sumarsono: Jangan Sampaikan Data Salah
Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pengangguran dan angka kemiskinan di Sulsel dalam rapat monitoring dan evaluasi, APBD Sulsel triwulan II, di ruang pola kantor Gubernur Sulsel, Kamis (29/7/2018). 

Dalam rilis BPS tersebut, diketahui angka pengangguran di Sulsel meningkat tahun sebelumnya. Angka pengangguran 2017 berada pada 4,77 persen meningkat pada 2018 ini menjadi 5,97 persen.

Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, mengatakan angka pengangguran tersebut hanya sementara, sebab sejumlah proyek saat ini belum semuanya berjalan.

"Kita menyikapi ini hanya sebuah angka sementara karena proyek tidak semua jalan. Nanti setelah semua proyek dijalankan dengan baik, fisik lelang sudah di jalankan dengan baik, fisik di lapangan pekerjaannya sudah berimplikasi pada kesempatan kerja saya kira pengangguran akan berkurang," ujar Sumarsono. 

Loading...

Khusus untuk angka kemiskinan yang turun dari angka 9,48 persen turun menjadi 9,06 persen, Sumarsono mengapresiasi. "Ini sebuah keberhasilan yang harus dipertahankan tapi pengangguran yang menjadi tantangan," tuturnya. 

Dirjen Otoda Kemendagri ini pun meminta kepada Bappeda Sulsel untuk merilis angka pengangguran, kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi sesuai dengan angka dari BPS yang benar dan tidak memberikan angka yang salah, meskipun yang dari BPS itu tidak memuaskan. 

"Data BPS menunjukkan pengangguran kita menjadi tantangan. Jangan dikasi data yang palsu kepada wartawan. Data yang benar saja," tutupnya.

Loading...
Loading...