Kamis, 19 Juli 2018 15:06 WITA

Danny Pomanto Minta Korban SKHU Palsu Lapor Polisi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Danny Pomanto Minta Korban SKHU Palsu Lapor Polisi
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto menerima aduan orangtua siswa.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto meminta orangtua siswa yang menjadi korban Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) palsu, untuk melapor ke polisi.

"Silahkan melapor ke Polisi baru ke Dinas Pendidikan, laporkan yayasannya. Karena ini sudah ranah kriminal, penipuan dan pemalsuan," kata Danny pada orangtua siswa, Kamis (19/7/2018).

Danny juga meminta siswa untuk membuat surat resmi yang ditujukan untuk dirinya,  sebagai dasar untuk memerintahkan Dinas Pendidikan melakukan penindakan terhadap pihak sekolah.

"Dinas Pendidikan juga harusnya lebih pro aktif. Harus turun ke bawah mengawasi, jangan menunggu adanya persoalan. Karena ini mengorbankan masyarakat," tegasnya.

Danny berjanji akan membantu orangtua siswa untuk mencari jalan keluar, guna mengatasi persoalan dugaan pemalsuan SKHU yang diduga dilakukan Kepala Sekolah SMP Ki Hajar Dewantara Makassar, Abdul Latif Hasan. 

Diketahui sebelumnya, sejumlah orangtua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ki Hajar Dewantara Makassar, menemui Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, di Balai Kota Makassar, Kamis (19/7/2018).

Para orangtua mengadukan perihal SKHU dari sekolah yang diduga palsu. Setidaknya ada 30 orang siswa yang menjadi korban penipuan itu. Akibatnya, mereka terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan.