Rabu, 18 Juli 2018 16:41 WITA

Zulkifli Hasan Ungkap Nilai Transfer Lucky Hakim yang Fantastik, Ini Kata NasDem

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Zulkifli Hasan Ungkap Nilai Transfer Lucky Hakim yang Fantastik, Ini Kata NasDem
Lucky Hakim (Ist).

RAKYATKU.COM - Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan berbicara 'transfer pemain' di partai politik menjelang Pileg 2019. Salah satunya adalah soal Lucky Hakim, yang berpindah dan nyaleg lewat Partai NasDem.

"Katanya caleg sekarang sudah kayak pemain bola itu loh, sudah ada transfer pemain. Kalau Lucky transfer dari Rp 2 miliar, dari Rp 5 miliar baru diterima. Transfer Rp 5 miliar, tapi baru diterima Rp 2 miliar. Dia SMS saya. Ada WA-nya, selain PAW," kata Zulkifli, Rabu (18/7/2018).

Zulkifli tak mau menduga apakah NasDem memang menjanjikan biaya pencalegan miliaran rupiah ke Lucky Hakim. Yang pasti, kata Zul, Lucky menyebut memang ada transfer demikian.  "Ya nggak tahu, pokoknya dia bilang ada transfernya gitu," ucap Zulkifli.

Ketua MPR itu menyayangkan jika pesta demokrasi dibumbui politik uang. Menurutnya, politik uang dapat merusak bangsa. 

"Kalau semua diukur pakai uang, kalau pilgub uang, pilbup uang, pilihan DPR uang, pilihan apa-apa uang semua uang, saya kira kehancuran akan datang. Korupsi merajalela, tidak mungkin akan berdaulat pangan semua tidak mungkin," bebernya dilansir laman Detikcom.

Pernyataan Zulkifli langsung ditepis NasDem. Menurut Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate, semestinya Zulkifli bisa langsung meminta klarifikasi soal isu tersebut.

Loading...

"Itu kan udah berulang-ulang kali saya sampaikan itu tidak benar itu tidak benar. Lucky Hakim juga udah membantahnya," ungkapnya.

"Sebelum menyampaikan informasi-informasi yang penting agar dikroscek dulu akurasinya. Kan ada saya, bisa ditanya kan. Satu gedung ini. Sayang sekali kalau sampai merilis informasi yang sifatnya seperti sampah," sambungnya.

Johnny meminta Zulkifli untuk lebih bijaksana dalam menanggapi informasi yang diterimanya dari lingkungan sekitarnya. Ia secara tegas mengatakan bahwa partainya menerapkan politik tanpa mahar.

"Sayang sekali kalau misalnya itu disampaikan oleh Ketua PAN barangkali Ketua PAN dapat informasi yang tidak benar dari lingkungannya. Barangkali, saya hanya menduga saja. Jangan sampai ada kepanikan kepanikan yang tidak perlu dari lingkungan yaitu karena perpindahan perpindahan itu biasa," tutur Johnny. 

Loading...
Loading...