Selasa, 28 Juni 2016 16:01 WITA

Tak Beri BPJS, Puluhan Perusahaan di Parepare Akan Dipolisikan

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Almaliki
Tak Beri BPJS, Puluhan Perusahaan di Parepare Akan Dipolisikan

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Ada 26 Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) atau perusahaan di Kota Parepare yang dinyatakan berpotensi pasar, namun belum mendaftarkan karyawannya untuk mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan.

Olehnya, perusahaan tersebut akan ditindaki Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Parepare. Kepala Disnaker Kota Parepare, Gustam Kasim menegaskan, pihaknya akan mengambil langkah tegas jika pemberitahuan mereka tak diindahkan.

“Kami mendampingi pihak BPJS Kesehatan untuk mengawasi perusahaan. Jika perusahan tidak mendaftarkan karyawannya, maka kita surati. Tiga kali kita surati, kita lakukan pendekatan persuasif. Namun jika masih mangkir, maka kita tidak segan-segan untuk membawa ini ke ranah hukum. Kita akan bekerjasama pihak kejaksaan dan pihak kepolisian,” tegasnya usai penandatanganan MoU, Selasa (28/6/2016).

Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Alfiana Latumakulita menguraikan, di bawah naungan BPJS Kesehatan Cabang Parepare terdapat 173 perusahaan yang berpotensi pasar, dalam artian cukup untuk memberikan jaminan kesehatan bagi karyawannya sebagaimana dalam peraturan pemerintah. Dari 173 perusahaan tersebut kata dia, 80 di antaranya masih belum mendaftarkan karyawannya.

loading...

“Dari 173 itu, di Kota Parepare ada 26 perusahaan, Barru 13, Pinrang 16, dan Sidrap 25,” urai Alfiana.

Penandatanganan perpanjangan kerjasama dengan pihak Disnaker kata dia adalah sebagai wujud dalam menyinergikan dengan pemerintah daerah agar dapat membantu mengawasi perusahaan yang tidak taat aturan tersebut.

“Karena dalam peraturan pemerintah semua karyawan atau tenaga kerja wajib dilindungi, termasuk perlindungan kesehatannya,” tutupnya.

Loading...
Loading...