Selasa, 17 Juli 2018 00:01 WITA

Arab Saudi Siapkan Rp 1 Miliar untuk Jamaah Haji yang Tertimpa Crane Tahun 2015

Editor: Adil Patawai Anar
Arab Saudi Siapkan Rp 1 Miliar untuk Jamaah Haji yang Tertimpa Crane Tahun 2015

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jamaah haji asal Indonesia yang menjadi korban dalam insiden ambruknya crane di Mekah, Arab Saudi tahun 2016 lalu mendapat kabar baik. Pasalnya pemerintah Arab Saudi akan memberikan santunan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap jemaah. 

Iskandar Fellang selaku pelaksana tugas (Plt) kepala kantor wilayah (Kanwil) Kemenag Sulsel, Iskandar Fellang mengungkapkan pemerintah Arab Saudi akan memberikan santunan sebesar Rp 1 miliar. 

"Sekarang kita telah mendengar bahwa ada angin-angin segar, tapi kita belum tahu sejauh mana, karena yang tangani langsung itu adalah Kemenag pusat. Jumlahnya seperti kesepakatan awal," kata Iskandar saat menyambut jemaah di Asrama Haji Sudiang, Senin (16/7/2018). 

Dari data Kemenag, ada 26 jemaah haji asal Sulawesi Selatan yang menjadi korban jatuhnya crane di Mekah. Nantinya, dana Rp 1 miliar yang diberikan pemerintah Arab Saudi akan dibagi sekitar Rp 50 juta untuk tiap jemaah. 

Angka ini merupakan kesepakatan yang telah dibangun pemerintah Arab Saudi dengan Indonesia. Hingga kini pihak Kanwil Kememag Sulsel tengah berkoordinasi dengan Kemenag pusat untuk distribusi bantuan ini. 

"Sejauh ini kelanjutannya saya belum dengar langsung apakah sudah didistribusikan atau belum. Kita akan menunggu keputusan dan kejelasan dari pusat lagi kelanjutannya seperti apa. Yang jelas itu sesuai dengan kesepakatan antar kedua negara kita," jelasnya. 

Insiden jatuhnya crane ini sebelumnya terjadi di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, pada bulan September 2015. Total sebanyak 107 jemaah haji tewas dan 238 jemaah yang mengalami luka-luka karena tertimpa crane tersebut.

Dari jumlah tersebut, terdapat enam korban tewas dari Indonesia. Sedangkan jemaah haji dari Indonesia yang mengalami luka-luka akibat musibah itu sekitar 37 orang.