Senin, 16 Juli 2018 15:17 WITA

Rusia Blokir 25 Juta Serangan Cyber Selama Piala Dunia

Editor: Suriawati
Rusia Blokir 25 Juta Serangan Cyber Selama Piala Dunia
Foto: Twitter

RAKYATKU.COM - Rusia menghadapi hampir 25 juta serangan siber yang menargetkan sistem informasi dan infrastruktur penting selama turnamen Piala Dunia FIFA. Namun Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa semua itu berhasil ditangani.

"Sepanjang masa Piala Dunia, kami memblokir hampir 25 juta serangan cyber dan kegiatan kriminal lainnya terhadap infrastruktur informasi Rusia, yang, dalam satu atau lain cara, terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia," kata presiden Rusia, dikutp RT.

Berbicara di sebuah pertemuan yang didedikasikan untuk keamanan Piala Dunia, Putin berterima kasih kepada perwakilan dari 55 layanan khusus dan lembaga penegak hukum dari 34 negara yang membantu memastikan keamanan selama turnamen sebulan penuh.

Dalam persiapan untuk Piala Dunia, layanan keamanan harus menjalankan pemeriksaan latar belakang pada lebih dari dua juta orang, mulai dari pekerja konstruksi hingga relawan.

Putin juga mencatat bahwa layanan keamanan bertanggung jawab untuk terus menyapu semua tempat untuk setiap ancaman "radiasi, kimia, biologi, dan ledakan".

Loading...

Menyusul penutupan epik Piala Dunia pada hari Minggu, di mana Prancis mengamankan gelar juara kedua mereka, Putin berterima kasih kepada semua orang, terutama para penggemar, yang membantu membuat festival sepakbola yang nyata.

“Beberapa penggemar emosional, tapi, ternyata, mereka adalah orang-orang yang bertanggung jawab. Saya bahkan terkejut melihatnya,” katanya kepada wartawan setelah pertandingan final. 
“Saya sangat berterima kasih kepada mereka. Saya ingin berterima kasih kepada mereka atas sikap mereka terhadap acara ini.”

Menandai keberhasilan turnamen, Putin juga berjanji untuk menciptakan rezim visa yang fleksibel untuk para penggemar yang "telah jatuh cinta dengan Rusia," dan mengizinkan mereka yang memiliki ID penggemar Rusia 2018 untuk bebas melakukan perjalanan ke negara itu hingga akhir tahun.

Loading...
Loading...