Senin, 16 Juli 2018 08:38 WITA

Janji Ridwan Kamil: Santri yang Kurus-Kurus Diurus Pemerintah

Editor: Abu Asyraf
Janji Ridwan Kamil: Santri yang Kurus-Kurus Diurus Pemerintah
Ridwan Kamil

RAKYATKU.COM - Gubernur terpilih Jawa Barat Ridwan Kamil berjanji membuat sejumlah program keagamaan setelah dilantik. Setidaknya sudah ada dua ide yang siap dia laksanakan.

Pertama, program satu desa satu hafiz Quran. Kedua, dia berjanji akan membuat peraturan daerah (Perda) pesantren. Perda itu akan menjadi payung hukum bagi pemerintah provinsi untuk mengucurkan anggaran besar kepada pesantren.

Janji itu disampaikan Ridwan Kamil saat berkunjung ke Pondok Pesantren Asshiddiqiyah di Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu malam (15/7/2018). Dia hadir dalam kapasitas sebagai wali kota Bandung untuk menutup MTQ Internasional JHQ.

"Saya ingin bikin kegiatan berbasis Alquran. Di antaranya program satu desa satu hafiz Quran. Jadi masjid-masjid di enam ribu desa di Jawa Barat dipimpin oleh hafiz-hafiz luar biasa. Saya bertekad sebarkan hafiz-hafiz itu ke seluruh Jawa Barat supaya lahir standar baru keislaman di Jabar. Saya ingin rakyat Jawa Barat berakhlak Alquran," kata Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil. 

Emil, sapaan Ridwan Kamil juga bertekad memberi keberpihakan anggaran pada pesantren-pesantren di Jawa Barat. Caranya, kata dia adalah menyiapkan perda Pesantren. 

"Walau belum dilantik saya sedang menyiapkan naskah akademik perda pesantren. Jadi santri yang kurus-kurus akan diurus pemerintah dengan diberi dana rutin per tahun. Supaya orang tua mereka tidak terbebani oleh biaya pendidikan," kata dia. 

Alasannya, kata Emil, karena dukungan anggaran negara di kalangan pesantren masih minim. "Anak-anak di sekolah negeri sudah dibekali biaya negara per tahun, tetapi santri-santri di pesantren tidak dapat. Dengan kekuasaan ini, saya akan sejahterakan para santri dan kyai dan membangun infrastruktur pesantren," Ridwan menambahkan.