Sabtu, 14 Juli 2018 14:21 WITA

Banjir Meluap, Nelayan Sidrap: Ini Berkah!

Penulis: Darwis Pantong
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Banjir Meluap, Nelayan Sidrap: Ini Berkah!

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Bencana banjir yang melanda empat wilayah di Kabupaten Sidrap akibat meluapnya Danau Sidenreng sejak sebulan terakhir, ternyata tidak selamanya membawa petaka bagi sebagian warga di Bumi Nene Mallomo itu.

Bahkan, masyarakat nelayan yang bermukim di kawasan tersebut justru menganggap bencana banjir ini sebagai sebuah berkah tersendiri. Pasalnya, akibat banjir tersebut hasil tangkapan ikan mereka mengalami peningkatan yang signifikan.

"Hasil tangkapan ikan meningkat hingga 30 persen lebih dari hari-hari biasanya sebelum banjir ini datang," ujar Rahmat, salah seorang nelayan di Desa Teteaji, Kecamatan Tellulimpoe, Sidrap, Sabtu (14/7/2018).

Menurutnya, luapan air Danau Sidenreng mengakibatkan ikan lebih mudah ditangkap dalam jumlah besar. "Biasanya kami harus jauh ke tengah danau, kini cukup kami melakukan penangkapan di daerah pesisir," ungkapnya.

Malah, lanjut Rahmat, warga nelayan juga bisa mendapatkan ikan di sekitar rumah mereka lantaran luapan air juga sebagian besar menggenangi pemukiman penduduk. "Alhamdulillah, penghasilan kami bertambah," paparnya .

Kendati demikian, banjir ini tetap menjadi bencana bagi para warga yang tinggal di daerah pesisir Danau Sidenreng tersebut, karena genangan air tersebut mengakibatkan aktifitas warga lainnya menjadi terkendala. "Masalahnya, kita harus menggunakan perahu untuk keluar rumah demi seluruh keperluan," pungkas Rahmat.

Diberitakan sebelumnya, akibat tungginya curah hujan di Kabupaten Sidrap dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan empat kecamatan di daerah itu terendam banjir. 

Keempat wilayah yang terkena dampak banjir akibat luapan air dari Danau Sidenreng tersebut adalah Kecamatan Pancalautang, Tellulimpoe, Watangsidenreng, dan Maritengngae. 

Kawasan terparah yang dilanda banjir adalah Desa Teteaji, Kecamatan Tellulimpoe. Ketinggian air mencapai empat meter. Akibatnya, ratusan rumah penduduk tergenang air.

Begitu pula di daerah pesisir Danau Sidenreng lainnya seperti Desa Mojong, Kecamatan Watangsidenreng, Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, dan Kelurahan Wette'e, Kecamatan Pancalautang. 

Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Sidrap ini merupakan terparah dalam dua bulan terakhir. Keempat wilayah ini memang merupakan langganan banjir setiap musim hujan tiba.