Jumat, 13 Juli 2018 22:20 WITA

Pilih Kotak Kosong di Pilkada, Warga Bone Dicueki Oknum Lurah

Penulis: Herman
Editor: Abu Asyraf
Pilih Kotak Kosong di Pilkada, Warga Bone Dicueki Oknum Lurah
Salah seorang warga Bone yang dipersulit oknum lurah gara-gara beda pilihan di Pilkada.

RAKYATKU.COM,BONE - Sejumlah warga Bone mendapat perlakuan tidak menyenangkan pasca Pilkada. Mereka dipersulit untuk mengurus administrasi kependudukan.

Salah satunya, Iriani Nurdin. Warga Kelurahan Jeppe'e Kabupaten Bone itu tidak dilayani lurah setempat karena ketahuan mencoblos kolom kosong.

"Saya tiga hari bolak balik kantor lurah, namun belum juga ditandatangani, bahkan hari terakhir saya ke sana, salah satu stafnya mengatakan bahwa pak lurah marah dan jarang masuk kantor. 'Siapa suruh, kotak kosong menang di Kelurahan Jeppe'e," ujar Iriani menirukan ucapan staf tersebut.

Warga Kelurahan Bajoe, Bulan (65) juga merasakan hal yang sama. Saat ditemui Jumat (13/7/2018) Bulan mengatakan, saat menemani tetangganya Asriani ke kantor lurah untuk mengurus dokumen surat pengantar Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran, bukannya dilayani malah diceramahi lurah Bajoe.

"Ibu Lurah itu bilang, siapa yang tidak coblos nomor 1, jangan datang di sini," tutur Bulan meniru perkataan Lurah Bajoe Rahayu.

Setelah itu, Rahayu meninggalkan kantor tanpa menandatangani berkas yang diajukan tersebut meski sudah distempel oleh staf kelurahan.

"Saat dia mau naik di mobil, saya kejar. Saya tanya, kenapa tidak ditandatangani Bu, dia hanya melambaikan tangan sambil berlalu," tambah Bulan.

Hingga berita ini diturunkan, Lurah Bajoe Rahayu yang coba dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum berhasil.

Sementara penjabat Bupati Bone Andi Bakti Haruni yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan segera menelusuri kebenaran kejadian tersebut.

"Insya Allah akan kita telusuri kebenarannya. Saya sudah perintahkan camat dan sekda," tegas Andi Bakti.

Tags