Jumat, 13 Juli 2018 16:31 WITA

Kondisi Terkini Ibu-ibu dan 1 Anak yang Ditendang AKBP M Yusuf

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Kondisi Terkini Ibu-ibu dan 1 Anak yang Ditendang AKBP M Yusuf
Potongan video AKBP M Yusuf menendang ibu-ibu.

RAKYATKU.COM - Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP M Yusuf dicopot jabatannya karena memukul tiga orang diduga pencuri di minimarketnya. 

Dua orang ibu-ibu dan satu anak mengalami luka-luka. Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Babel, AKBP Abdul Mun'im, Jumat (13/7/2018).

Abdul menjelaskan, kedua mata ibu berinisial D (42) mengalami lebam akibat dipukul dan ditendang AKBP Yusuf. Sedangkan ibu berinisial A (41) mengalami luka lebam di muka dan tangan kiri. 

Sementara bocah berinisial AR (14) juga mengalami luka akibat dihajar AKBP Yusuf. Anak ibu berinisial D ini dipukul di bagian pipi sebanyak tiga kali serta sekali di bagian wajah. Bibir bagian atasnya pecah. Ketiganya tercatat sebagai warga Depok, Jawa Barat.

AKBP Yusuf sendiri masih menjalani pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Babel. Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal, Kapolri Jenderal Tito Karnavian marah besar akibat kasus pemukulan oleh AKBP Yusuf ini.

Akibanya, AKBP M Yusuf dicopot dari jabatannya. Mutasi AKBP M Yusuf tertulis dalam Surat Telegram Nomor ST/1786/VII/2018 tertanggal 13 Juli 2018. Mutasi ini diperintahkan dilaksanakan paling lambat 7 hari terhitung mulai tanggal mutasi ditetapkan.

Diberitakan sebelumnya, Aaksi AKBP M Yusuf menendang ibu yang tertangkap mencuri di minimarket miliknya yang bernama APRIMART itu terjadi pada Rabu, 11 Juli 2018 sekitar pukul 19.00 WIB

Seorang ibu berinisial D kepergok mengutil 3 kotak susu anak, 3 bungkus makanan ringan, dan 2 buah minuman di minimarket tersebut. D tertangkap tangan oleh pemilik minimarket tersebut yaitu AKBP M Yusuf dan pegawainya.

D kemudian tidak mengakui perbuatannya yang membuat AKBP M Yusuf naik pitam lalu menendangnya. Tak hanya ditendang, D juga dipukul menggunakan tangan, sandal, dan gagang keranjang. Akibat penganiayaan itu, warga Depok tersebut mengalami luka lebam di mata.

Selain Desy, korban lainnya adalah A (41) yang juga mengalami penganiayaan. Ia dipukul dengan tangan dan sandal hingga menyebabkan lebam di muka dan tangan. Sementara AR, anak laki-laki Desy yang masih berusia 12 tahun juga mengalami pemukulan.